Dua Hari Terendam Banjir, Bantuan Ini yang Dibutuhkan Warga Suranenggala Kulon

oleh -189 views
dapur-umum-banjir-suranenggala-kulon
Dapur umum yang didirikan Pemerintah Desa Suranenggala Kulon, Kabupaten Cirebon. Foto: Dedi Haryadi/Radar Cirebon

CIREBON – Sudah dua hari warga Desa Suranenggala Kulon, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon terendam banjir. Warga membutuhkan bantuan pangan, khususnya bahan mentah.

Di kawasan tersebut sudah didirikan dapur umum oleh pemerintah desa setempat untuk membantu kebutuhan logistik warga.

Baca Juga: Pagi Ini, Desa Keraton Masih Tergenang Banjir

“Untuk sekarang sih konsumsi, bentuknya makanan, bahan mentah, dan kebutuhan sehari-hari,” ujar Kuwu Desa Suranenggala Kulon, Kasmad, kepada Radar Cirebon, di lokasi dapur umum yang didirikan pemerintah desa.

Hingga Selasa (19/1/2021) bantuan yang datang baru dari Polres Cirebon Kota, namun itu pun sudah habis dibagikan mengingat tingginya kebutuhan warga akan bahan logistik.

Baca Juga: Berenang Habis Hujan Lebat, Remaja Hanyut di Sungai Karangsambung, Pencarian Dilanjutkan Pagi Ini

Sementara untuk bantuan pengobatan, Kasmad mengungkapkan, sejauh ini belum ada laporan warga sakit. Khususnya yang diakibatkan banjir.

Disampaikan dia, hanya 10 persen area Suranenggala Kulon yang tidak terdampak banjir. Yang terparah di RW 04 Blok Pagertoya. Bahkan sampai mengerahkan mesin untuk melakukan penyedotan air.

Baca Juga: Situasi Terkini Banjir Suranenggala, Warga Belum Terima Bantuan

Di lokasi tersebut sudah menggunakan mesin empat unit dari desa, dan 30 unit mesin kecil partisipasi masyarakat. Setiap mesinnya telah diberikan bantuan 5 liter untuk menguras air.

“Kita tidak bisa menunggu air sungai surut. Jadi kita sedot pakai mesin. Kalau nunggu sungai surut, lama,” tuturnya.

Baca Juga: Tim SAR Mulai Pencarian, Remaja Tenggelam di Sungai Diduga Kram

Air sendiri mulai surut, namun belum signifikan. “Tadi malam saja, mulai turun 7 cm,” ucap dia.

Wilayah lain yang terdampak banjir cukup parah adalah RW 02. Hanya saja tidak digunakan mesin penyedot air, karena banjir di daerah ini lebih cepat surut. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *