Semalam Jalan Lubang Tegalkarang Memakan 5 Korban

oleh -525 views
JALAN-LUBANG-SEBELUM-DITAMBAL
MAKAN KORBAN: Lubang jalan di Jl Raya Tegalkarang yang kerap memakan korban. Di lokasi itu, lima pengendara terjungkal. Foto: Cecep Nacepi/Radar Cirebon

CIREBON – Jalan berlubang di Jl Raya Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, kembali memakan korban. Korbannya cukup banyak.

Hanya dalam satu malam, 5 pengendara mengalami kecelakaan tunggal karena lubang tersebut. Untungnya, tidak sampai memakan korban jiwa.

Hal itu diungkap oleh Kaur Umum Desa Tegalkarang, Samira. Dari mulai Minggu malam hingga Senin (18/1) pagi kemarin, pihaknya disibukkan dengan laporan kecelakaan di lokasi yang sama.

Kejadian pertama terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Korbannya seorang perempuan asal Waled.

“Dia pakai motor Honda Beat nopol E 2618 ZE. Tapi untuk identitasnya kurang jelas. Hanya tahu warga Kecamatan Waled. Karena langsung dibawa berobat dan tidak melaporkan ke kepolisian. Dia hanya luka ringan,” paparnya.

Hanya selang satu jam kemudian, kecelakaan juga terjadi pada kendaraan motor lainnya. Namun, korban hanya istirahat sebentar dan kembali melanjutkan perjalanan.

Kejadian serupa juga terjadi berkali-kali. Masing-masing korbannya hanya melangalami luka ringan.

“Semua itu kejadian dalam satu malam, karena lubang jalan. Sesuai keterangan pemilik warung, ada 5 kali kejadian karena lubang di situ. Yang saya tahu ada 4 kejadian dan masing-masing tidak laporan ke polisi karena luka ringan,” ujar Samira, kemarin.

Salah satu korban yang cukup parah adalah Iqbal (20) warga Kecamatan Binong, Kabupaten Subang.

Karena melaju dengan kecepatan cukup kencang, ia jatuh dan jarinya patah. Motor Yamaha N-max nopol T 2639 YK miliknya juga lecet.

“Yang paling parah Iqbal, karena jarinya patah. Ia sempat minta tolong ke kami dengan mendatangi kantor desa sekitar pukul 03.00 WIB dini hari untuk diantarkan ke rumah sakit terdekat. Jadi langsung kita antarkan,” kata Samira.

Menurut Samira, lubang tersebut tidak terlalu besar dan lebar. Namun cukup dalam. Sehingga, setiap pengendara yang terjebak dan masuk dalam lubang itu, dipastikan terjatuh.

Terutama pengendara yang melaju dengan kecepatan kencang. Terlebih lagi, tadi malam cuaca sedang hujan. Air menggenang di jalan itu.

“Lubang tidak terlalu besar. Cuma tertutup genang air dan posisi di tengah antar cor beton dan hotmix. Lubang juga cukup dalam. Jadi kalau sudah masuk motor, pasti jatuh,” tandasnya.

Mengetahui banyaknya pengendara yang jatuh karena lubang, Samira langsung melaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar segera diperbaiki.

Pagi itu juga pihak PU pun langsung bergerak dan menambal jalan yang berlubang tersebut. Saat ini kondisinya sudah aman.

“Setelah ada kecelakaan sampai 5 korban, kami koordinasi dengan PU. Alhamdullilah langsung diperbaiki. Tapi lubang itu saja. Sementara lubang di jalan menuju Arjawinangunya masih dibiarkan,” katanya.

Sementara Kapolsek Gempol Kompol Sukhemi melalui Kanit Lantas Iptu Suheryana menyampaikan, tidak menerima laporan adanya kecelakaan tersebut. Namun, ia juga sempat mendengar dari anggotanya kalau adanya 5 kali kecelakaan tunggal yang disebabkan karena lubang di jalan.

“Saya memang dengar ada kecelakaan sampai lima kali. Tapi tidak ada laporan. Saya imbau kepada masyarakat, berhubung sekarang musim hujan, jalan pun jadi berlubang. Jadi agar hati-hati dan tidak ngebut di jalan,” pesannya Suheryana. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *