Remaja yang Hanyut di Sungai Karangsambung Dikenal Jago Berenang

oleh -319 views
pencarian-remaja-hanyut-di-sungai-karangsambung-suranenggala
Proses pencarian remaja hanyut di Sungai Karangsambung, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon.

CIREBON – Wajah Saiful familiar bagi warga Desa Suranenggala Kulon dan Kidul. Dia adalah remaja yang biasa mengarungi Sungai Winong atau Sungai Karangsambung. Dan belakangan diketahui hanyut terseret arus.

Bocah 14 tahun itu masih dalam pencarian. Hingga saat ini, remaja asal Blok Rabu, RT/RW 04/04 Suranenggala Kidul itu belum ditemukan.

Upaya pencarian sudah dilakukan sejak sore di hari kajadian. Yakni Senin (18/1). Sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu korban sedang bermain di sungai. Seperti hari-hari biasanya. Hari sebelumnya. Nahas ketika itu air sedang deras.

Baca Juga: Selain SOS Juga Ada Tanda Tolong di Pulau Laki, Begini Respons Google

Dia tetap mondar-mandir memanfaatkan derasnya arus. Berbagai gaya berenang dipraktikkan kala itu. “Sudah warga peringatkan. Agar jangan berenang karena arus sedang deras,” ungkap Kasa (53), perangkat Desa Suranenggala Kulon. Sekaligus saksi kejadian.

Dan sial itu tiba. Meski sudah sering berenang di sungai itu Saiful hilang kontrol. Dia sempat minta tolong. Dan 3 orang teman juga siap menolong.

Mereka menunggu di atas jembatan. Tak jauh dari lokasi korban hanyut. Tapi ketika hendak ditolong tubuhnya tenggelam. Teman-teman yang ingin membantu juga kesulitan. Di mana dia? Semua warga masih bertanya-tanya.

Baca Juga: Keluarga Berharap Jenazah Dwi Farica Lestari Segera Dipulangkan

Kasa menambahkan kalau Saiful adalah remaja tetangga desa yang biasa berenang. Di hari-hari biasa, saat sungai sedang normal, biasanya tak ada yang memperingatkan.

Karena memang di sungai itu sering dijadikan tempat main anak-anak. Tak ada tanda-tanda kalau akan ada remaja hanyut. Kecuali tanda sungai deras yang dirasa membahayakan.

Baca Juga: Ada Tanda SOS di Pulau Laki, Dekat Titik Jatuh Pesawat Sriwijaya Air, Tanda Penumpang Minta Tolong?

Selain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, warga juga ikut membantu. Melakukan pencarian manual.

Menggunakan ban dalam yang digunakan sebagai pelampung. Lalu tarik napas dan mereka menyelam ke dalam sungai warna cokelat itu.

Warga setempat banyak yang menyaksikan. Berharap korban ditemukan. Hingga sore pencarian itu nihil. Belum ada titik terang.

Baca Juga: Pagi-pagi, Geng Motor Tawuran di Jalan Pagongan Kota Cirebon

Salah seorang warga setempat, Suwida juga membenarkan kalau korban adalah perenang handal. Dia biasa berenang di sungai itu. Bahkan nyaris tiap hari.

“Dia suka bantu-bantu nelayan bongkar muatan,” ujarnya. “Bahkan nyebrang sungai juga sudah biasa tanpa lewat jembatan. Dia berenang dari ujung ke ujung,” sambungnya.

Pencarian kemarin, ayah korban Kaeron juga nampak hadir di pinggir sungai. Kecemasan tidak bisa disembunyikan dari wajahnya. “Ya anak saya masih kelas 2 SMP,” terang Kaeron.

Baca Juga: Geng Motor Tawuran di Jalan Pagongan Kota Cirebon, Tonton Videonya di Sini

Kuwu Desa Suranenggala Kulon Kasmad menuturkan saat sebelum kejadian Saiful sudah beberapa kali bolak-balik terjun ke sungai.

Pada aksinya yang ketiga dia berteriak minta tolong. Kasmad juga masih menduga-duga. Apakah korban merasa kelelahan lalu bisa hanyut. Atau juga merasa kram. “Atau ada penyakit lain,” duganya. (ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *