Selain SOS Juga Ada Tanda Tolong di Pulau Laki, Begini Respons Google

oleh -596 views
tanda-tolong-di-google-maps-pulau-laki
Tanda tolong di Aplikasi Google Earth yang kini telah dihapus Google.

JAKARTA – Selain tanda SOS di Pulau Laki, Kabupaten Kepulauan Seribu, juga terdapat tanda “tolong” di sekitar lokasi jatuh pesawat Sriwijaya Air SJ I82. Google telah hapus kedua tanda itu.

Kedua tanda tersebut, sekarang sudah tidak bisa dilihat di Google Maps maupun Google Earth.

Baca Juga: Ada Tanda SOS di Pulau Laki, Dekat Titik Jatuh Pesawat Sriwijaya Air, Tanda Penumpang Minta Tolong?

Google tidak menjelaskan secara spesifik siapa yang melaporkan tanda tersebut. Google juga tidak merinci siapa pihak yang membuat tanda untuk meminta pertolongan tersebut.

“Kami telah menghapus ikon di lokasi tersebut dari Google Maps,” kata Google dalam keterangan resmi, seperti dilansir CNN, Rabu (20/1).

Baca Juga: Anak yang Gugat Ayah Kandung Rp3 Miliar Meninggal Sehari Sebelum Persidangan

Google menyampaikan masyarakat dapat dengan mudah melaporkan melalui desktop atau perangkat seluler jika melihat ada sesuatu di yang kurang tepat, misalnya data atau konten yang eror di Google Maps.

Polisi bersama tim Basarnas turun tangan mengecek soal viral tanda ‘SOS’ di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, yang muncul di aplikasi Google Maps.

Baca Juga: Pagi-pagi, Geng Motor Tawuran di Jalan Pagongan Kota Cirebon

Terkait hal itu, pihak Polres Kepulauan Seribu memastikan Pulau Laki merupakan salah satu tempat yang disisir sejak awal.

Bahkan kapal Basarnas sempat bersandar di Pulau Laki tersebut. Eko mengatakan pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda korban selamat Sriwijaya Air SJ182 di Pulau Laki.

Baca Juga: Lagi, Mayat Wanita Ditemukan di Denpasar, Ada Luka Sayatan di Leher

Terkait tanda ini, Basarnas berjanji akan melakukan penelusuran ke lokasi yang dimaksud.

Terkait tanda ini, Basarnas berjanji akan melakukan penelusuran ke lokasi yang dimaksud.

“Nanti kita akan cek sesuai dengan informasi yang diberikan tadi,” kata Direktur Operasi Basarnas Brigjen TNI (Mar) Rasman di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Jakarta Utara, Rabu (20/1/2021).

Baca Juga: Viral Informasi Sudah 42 Motor Hilang di Stadion Bima

Rasman menduga, tanda SOS berasal dari tim SAR yang mendirikan posko di sekitaran kepulauan Seribu.

Dia memaparkan tim penyelam ada yang membuat posko di Pulau Lancang, Pulau Laki, dan Tanjung kait. Salah satu tujuan untuk memudahkan dalam melakukan pencarian korban maupun puing pesawat. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *