Mantan Kepala Desa Jadi Pengedar Narkoba, Tewas Ditembak Polisi

oleh -218 views
POLICE-LINE
Ilustrasi.

PALI – Udial Sastra (43) mantan kepala desa di Kabupaten Pali, Sumatera Selatan (Sumsel) tewas karena melawan aparat saat hendak ditangkap. Ia menjadi target pihak kepolisian karena menjadi pengedar narkoba.

Penangkapan terhadap tersangka berlangsung pada Rabu (20/1) sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, karena tersangka melawan, aparat kepolisian bertindak tegas dengan mengeluarkan tembakan.

“Kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada pengedar narkoba. Kemudian, kita perintahkan tim untuk turun ke lapangan dan mencoba melakukan pemancingan pembelian kepada tersangka,” ungkap Dir Resnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu Hariono SSI saat Press Release di Mapolda Sumsel, Kamis (21/1).

Namun ditambahkannya, saat hendak digerebak di Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, tersangka mengatahui ada petugas kepolisian. Dan melarikan diri sambil menembaki petugas.

“Kemudian, anggota kita melakukan pengejaran terhadap tersangka dan memberikan tindakan tegas dan terukur kepadanya hingga tersungkur hingga menyebabkan tersangka meninggal di TKP,” ujarnya seperti dikutip dari Palemabang Pos (Fajar Indoensia Network Grup/Radar Cirebon).

Kemudian katanya, dengan disaksikan kepala desa, kadus, dan perangkap desa Modong, anggotanya melakukan penggeledahan terhadap tersangka dan ditemukan 100 gram sabu.

“Dari tersangka, kita berhasil menyita barang bukti (BB) 100 gram sabu, dan senjata api yang dibawanya. Kemudian jasadnya kita bawa ke RS M Hasan dan tadi malam telah diambil oleh keluarganya,” tuturnya

Di tempat yang sama, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi meminta masyarakat jika ada informasi baik tentang pemakai maupun pengedar silahkan dilaporkan ke Polda Sumsel.”Selain itu, kita akan memberikan tindakan tegas terhadap bandar narkoba yang mencoba melawan dan membahayakan petugas,” tutupnya.(mg03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *