Tukang Ojek Bobol Pabrik Gula Tersana, Mengaku Orang Suruhan

oleh -266 views
barang-bukti-pencurian-pabrik-gula-tersana
Barang bukti pencurian. Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon

CIREBON – Seorang tukang ojek berinisial ZE (30) ditangkap polisi. Ia melakukan pencurian di balong Pabrik Gula Tersana Baru, Kecamatan Babakan, Selasa lalu (19/1) sekitar 09.30 WIB.

Di depan polisi, pria asal Desa Babakangebang, Kecamatan Babakan, itu mengaku disuruh oleh seseorang.

Baca Juga: Wawancara di Youtube, ‘Kakek Sugiono’ ke Netizen Indonesia: Saya Harap Tetap Mesum ya, hahaha

Tersangka masuk ke dalam areal tower PG Tersana Baru melalui jalan tikus dengan memanfaatkan pagar yang roboh.  

Setelah berhasil masuk, tersangka mengambil pipa galpanis kemudian dinaikkan ke cator atau kendaraan roda tiga. Setelah itu tersangka keluar dari PG Tersana Baru.

Baca Juga: PSBB Kota Cirebon, CFD Stadion Bima dan Pasar Malam Ditiadakan

Plt Wakapolresta Cirebon Kompol Purnama mengungkapkan, barang tersebut kemudian bawa oleh tersangka ke lahan kosong dan dipotong menjadi 8 bagian. Tujuannya untuk dijual rongsok.

Ia kemudian hendak menjual hasil curiannya ke rongsok. Sementara sekuriti yang sedang patroli, mengetahui adanya aksi itu.

Baca Juga: Rekaman Suara Wakil Ketua DPRD Kepergok Selingkuh, Dihadang Istri

Setelah ditelusuri, terkuaklah identitas pelaku yang hari itu diketahui membawa kendaraan roda tiga. Pelaku yang sempat lolos itu akhirnya  berhasil dicegat di wilayah Pabuaran.

Setelah digeledah, barang yang dibawa adalah potongan pipa galpanis. Sudah dipotong menjadi 8 bagian.

Baca Juga: Indramayu-Cirebon Waspada Gelombang Tinggi 2,5 sampai 4 Meter

“Tersangka diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Babakan bekerja sama dengan dengan pihak sekuriti,” jelas Purnama.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan 8 potong pipa galpanis dan kendaraan roda tiga nopol E 5326 OJ.

Baca Juga: Pagi Ini, Truk Tronton Tabrakan di Pantura Eretan Indramayu

Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman kurang penjara maksimal 7 tahun. (cep)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *