Berkunjung ke Kampung Mati di Kabupaten Majalengka, Begini Suasananya

oleh -6.428 views
kondisi rumah yang sudah tidak ada penghuni karena ditinggal. (2)
SEPI: Rumah di Blok Tarikolot, Sidamukti, Majalengka, ditinggal pemiliknya karena terdampak tanah gerak. Foto: Ono Cahyono/Radar Majalengka

MAJALENGKA – Di Kabupaten Majalengka ada kampung mati. Disebut kampung mati karena rumah-rumahnya tanpa penghuni. Sekitar 180 unit rumah. Warga meninggalkan kampung mereka sejak 2006 silam. Rumah-rumah dibiarkan kosong.

Kampung mati itu di Blok Tarikolot, Desa Sidamukti, Kecamatan/Kabupaten Majalengka. Dalam beberapa hari ini kampung itu menghiasi media-media. Lokal maupun nasional. Yang bikin heboh itu karena disebut kampung mati.

Kepala Desa Sidamukti, Karwan, memberikan penjelasan. Dikatakan, warganya memang harus pindah karena pergerakan tanah yang terjadi 2006 silam. Bencana alam itu merusak 180 unit rumah dan menimpa sebanyak 253 kepala keluarga (KK).

“Ya akibatnya masyarakat di blok itu (Blok Tarikolot, red) direlokasi ke Blok Buahlega oleh pemerintah, tiga tahun pasca musibah itu terjadi,” kata Karwan, Selasa (2/2).

Saat kejadian banyak rumah rusak. Namun, kata Karwan, tidak ada korban jiwa. Pergerakan tanah itu membuat Pemdes Sidamukti langsung merelokasi masyarakat ke tempat yang aman. Tidak hanya tahun 2006 saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *