Video Kekerasan ABG di Indramayu Diselidiki, Pelaku dan Korban Masih Satu Desa

oleh -548 views
Ilustrasi

INDRAMAYU – Sebuah video kekerasan yang melibatkan sejumlah gadis ABG (anak baru gede) di Kabupaten Indramayu viral di media sosial (medsos). Bahkan unggahan beberapa grup di Facebook (FB) ramai membagikan video kekerasan itu dalam durasi yang berbeda.

Dari unggahan video mulai ramai diunggah sejak Selasa dini hari (2/2). Dalam hitungan enam sampai tujuh jam, ribuan komentar netizen menyerbu unggahan video kekerasan tersebut.

Lokasi aksi kekerasan yang dilakukan dua ABG terhadap seorang korban yang juga masih ABG kini diketahui. Kini dua gadis ABG pelaku kekerasan diburu polisi.

Keduanya kabur, namun identitas mereka telah diketahui. Anehnya, polisi mendapati korban ikut pula menghilang. Perihal itu dibenarkan Kapolsek Anjatan AKP Ali Anwar Yaghfirin kepada awak media, Selasa (2/2).

Ali Anwar mengatakan, kedua pelaku kekerasan terhadap korban seorang gadis ABG merupakan warga Desa Cilandak Lor, Kecamatan Anjatan. “Benar, semua yang ada dalam video itu warga Desa Cilandak Lor. Kami sudah datangi rumah mereka tetapi pelaku dan korban sama sama tidak ada di tempat,” jelas Ali.

Ali mengaku terkejut karena korban kekerasan yang tinggal satu desa dengan para pelaku ikut pula menghilang. Sementara kerabat korban yang ditemui polisi mengaku tak mengetahui keberadaan korban.

“Setelah video penganiayaan itu viral, pelaku dan korban sama-sama menghilang. Orang tua dan kerabat mereka tak satu pun yang mengetahui keberadaan mereka sekarang,” ucapnya.

Ditambahkan Ali, untuk mengungkap kasusnya, Unit Reskrim Polsek Anjatan tengah melakukan penyelidikan mendalam. Beberapa kali lokasi yang ditengarai dijadikan tempat persembunyian telah didatangi.

“Saya sudah perintahkan Unit Reskrim mengejar pelaku sampai dapat. Kami mohon kerja sama masyarakat barangkali ada yang mengetahui dan mengenali mereka laporkan kepada polisi terdekat,” tegasnya. (oet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *