Baru Rampung 50 Persen, Sudah Jadi Favorit Warga

oleh -397 views
PRIMADONA BARU: Tampilan baru Taman Kota Kuningan yang direnovasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Meski belum rampung 100 persen, taman kota ini sudah menjadi favorit warga. FOTO: M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN – Tampilan baru Taman Kota Kuningan cantik disambut antusias warga. Meski pembangunannya baru 50 persen, namun kehadiran kawasan terbuka hijau di pusat kota Kuningan tersebut kini menjadi tempat favorit warga untuk bermain,  bersantai atau berolahraga di saat sore dan Minggu pagi.

Keberadaan Taman Kota Kuningan yang dibangun ulang sejak akhir bulan September 2020 lalu tersebut menghabiskan anggaran Rp 14,3 miliar. Sesuai target, proyek Pemprov Jawa Barat tersebut pun rampung pada bulan Desember dan sejak awal tahun 2021 mulai banyak dikunjungi masyarakat baik lokal Kuningan maupun dari luar untuk sekadar  foto selfie ataupun duduk santai menikmati malam di taman kota yang penuh warna.

Ya, Taman Kota Kuningan kini mengalami banyak perubahan baik tampilan maupun fasilitasnya. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merombak total tampilan Taman Kota Kuningan yang sebelumnya tertutup pagar menjadi terbuka di sisi kiri maupun kanan.

Patung kuda ikon Kuningan yang sebelumnya berdiri gagah di tengah taman kini pindah ke bagian depan. Tepatnya di pintu gerbang Taman Kota Kuningan, patung kuda tersebut ditempatkan di atas pilar diapit dua bokor kuningan yang semuanya dicat warna emas. Sementara di bawahnya terdapat tiga patung kuda lagi masing-masing berwarna coklat, putih dan hitam sedang berlari di atas air menambah keindahan Taman Kota Kuningan.

Tak hanya itu, perubahan juga dilakukan terhadap tampilan halaman Masjid Agung Syiarul Islam yang berada di seberang Tamkot dengan menghilangkan pagar tembok dan membabat habis taman di median jalan sehingga pelataran masjid terlihat lebih luas. Sebagai gantinya, di seberang masjid dibuat pedestrian lengkap dengan taman hijau simbol 0 Kilometer Kabupaten Kuningan. Sementara di sebelah Selatan pelataran Masjid Syiarul Islam dibangun jembatan penyeberangan orang (JPO) dengan pagar warna-warni menuju kawasan Taman Kota.

“Tahap awal proyek revitalisasi Taman Kota Kuningan sudah rampung sejak akhir tahun 2020 lalu. Namun demikian, ini baru 50 persen, karena masih ada tahap dua yang akan mengerjakan pembangunan beberapa fasilitas umum seperti basement untuk lahan parkir dan food court. Insya Allah tahun ini akan dilanjutkan,” ungkap Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan M Ridwan Setiawan kepada Radar, kemarin.

Dijelaskan Ridwan, masih banyak pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk menata Taman Kota Kuningan tersebut menjadi lebih indah dan menawan. “Semua desain yang membuat Pak Gubernur. Kabupaten Kuningan hanya tahu beres, nanti Taman Kota bakal semakin cantik dan wah,” ujar Ridwan.

Terkait keramaian di kawasan Taman Kota di kala sore hari dan libur akhir pekan, ditanggapi Kepala Satpol PP Kabupaten Kuningan Agus Basuki, masih dalam batas kewajaran. Agus menjelaskan, Taman Kota Kuningan bukan merupakan objek wisata melainkan hanya kawasan terbuka hijau yang membolehkan siapa saja masuk.

“Hanya saja saat ini kita sedang dalam masa pandemi Covid-19 sehingga kami melakukan upaya-upaya antisipasi agar keberadaan Tamkot Kuningan jangan sampai menjadi kluster penyebaran Covid-19. Di antaranya dengan mengerahkan anggota yang rutin melakukan patroli untuk mengingatkan masyarakat tentang protokol kesehatan 3M juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan oleh petugas Damkar setiap kali terjadi kerumunan seperti pada hari Minggu pagi,” ujar Agus. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *