Halaman Belakang Jadi Ladang Bisnis

oleh -320 views

HALAMAN belakang rumah pada umumnya dibuat hanya untuk jemuran atau tempat bersantai. Lain cerita dengan Rafli. Dia memanfaatkan halaman rumahnya dengan membangun green house untuk bercocok tanam hidroponik.

Sebelum dimanfaatkan menjadi green house, halaman belakang rumah Rafli haya sebuah bangunan kosong. Karena kesukaan atau hobinya bercocok tanam, sang pemilik rumah menyulapnya dengan membangun green house.

Luas halaman belakang sekitar 500 meter persegi. Kemudian, dibuatlah green house. Bercocok tanam dengan median hidroponik ini, untuk menghindari hama dan ulat karena tempatnya tertutup.

Tidak menutup kemungkinan, ini menjadi lahan bisnis, karena banyak yang berkunjung ke lokasi. Banyak yang membeli hasil bercocok tanam yang dilakukan Rafli. Ada juga yang ingin belajar cara bercocok tanam hidroponik.

Rafli pun sadar denga itu. Kemudian, dibangunlah coffee shop, ada kursi dan meja untuk ruang tunggu. Sehingga, pengunjung bisa ngopi sambil memandangi hijaunya kebun hidroponik milik Rafli. (okri riyana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *