30 Warga Kabupaten Cirebon Ikuti Pelatihan Jadi Tukang Cukur

oleh -75 views
Pelatihan-Tukang-Cukur
Sebanyak 30 orang mengikuti pelatihan sebagai tukang cukur di Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Pangeran Antasari, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Senin (22/2). FOTO: IST

CIREBON – Sebanyak 30 warga Kabupaten Cirebon mengikuti pelatihan menjadi tukang cukur. Mereka mengikuti program di Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Pangeran Antasari, Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Senin (22/2).

Pelatihan tukang cukur ini merupakan program dari Dinas Tenaga dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat.

“Jadi, ke-30 orang yang mengganggur ini kami latih selama 4 hari oleh tim dari Sekolah Cukur. Kami lihat, Kabupaten Cirebon tingkat penganggurannya cukup tinggi,” ungkap Kepala Disnakertrans Jawa Barat Ir Rachmat Taufik Garsadi usai menghadiri pembukaan pelatihan.

Menurut Rachmat, banyak lapangan pekerjaan di Jawa Barat tidak bisa diakses masyarakat karena tak memiliki keahlian. Sehingga keahlian mencukur bisa menjadi sebuah solusi.

“Kami sudah menyarankan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang ada di Kabupaten Cirebon menjadi seorang pemilik barbershop. Nantinya, barbershop milik ASN bisa memperkerjakan puluhan warga yang dilatih menjadi kapster itu. Kalau pun tidak memiliki tempat, 30 warga ini bisa menjadi tukang cukur panggilan dengan memanfaatkan sistem online. Yang terpenting bisa mematuhi protokol kesehatan dan tukang cukur bisa naik kelas,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih mengatakan, dari 2,2 juta penduduk yang ada di Kabupaten Cirebon, 122.145 di antaranya masih menganggur.
Program pelatihan tersebut dianggap sebagai salah satu solusi.

“Sesuai amanat Gubernur Jawa Barat, pemerintah daerah harus berupaya keras melakukan pemulihan ekonomi dan percepatan penanganan wabah Covid-19. Latihan kerja ini harus menjadi program unggulan. Kami juga meminta dukungan kepada semua, peserta juga harus memberikan manfaat kepada yang lainnya selepas pelatihan,” katanya. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *