Bawa Gergaji, Geng Motor Serang Warga di Lampu Merah Talun

oleh -14.315 views
tawuran-geng-motor-talun
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi menunjukkan barang bukti penyerangan geng motor. Foto: Dedi Haryadi/Radar Cirebon

CIREBON – Kelompok berandalan bermotor, atau geng motor makin membuat resah. Membawa senjata gergaji dan celurit, mereka menyerang warga di Lampu Merah Perempatan Talun, Kabupaten Cirebon.

Hal itu diungkapkan dalam ekspos di Polresta Cirebon. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi mengungkapkan, peristiwa ini diawali kedua belah pihak bertemu di Lampu Merah Perempatan Talun.

Korban bersama dua rekannya dibonceng rekannya bertemu kelompok tersangka berjumlah 8 motor.

Tersangka lantas mengeluarkan senjata tajam, sehingga korban melarikan diri ke area persawahan di Wanasaba Lor.

“Korban tidak mengetahui medan, tersangka melakukan penganiayaan dengan pembacokan senjata tajam pada korban,” kata Kapolresta dalam ekspos, Senin (22/2/2021).

Setelah melakukan penganiayaan dan perampasan, motor korban dibawa lari oleh para pelaku. Namun kemudian ditinggalkan.

Kapolresta menambahkan, dari hasil penyelidikan dan penelitian di TKP juga barang bukti, persitiwa ini mengarah pada aktivitas berandalan bermotor.

“Ternyata benar, terkait dengan berandalan bermotor. Sehingga Satreskrim Polresta Cirebon dan Polsek Talun melakukan penangkapan,” tandasnya.

Diungkapkan dia, dari 4 orang tersebut, 3 orang dinyatakan masih di bawah umur. Sehingga yang dihadirkan hanya 1 orang yakni warga Kelurahan Sendang, Kabupaten Cirebon.

Yang bersangkutan juga mengakui bagian dari berandalan bermotor di Kabupaten Cirebon. Terhadap para pelaku dijerat ancaman pidana maksimal 9 tahun minimal 3 tahun.

Dari penangkapan ini, turut diamankan atribut bendera, pakaian dan jaket berandalan bermotor, botol minuman keras pecah, celurit, dan gergaji.

Sementara pelaku terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara. (rdh)

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *