Kerja Sama XL Axiata – BAKTI, Pengadaan Layanan Internet untuk BUMDes

oleh -15 views
Direktur Layanan Telekomunikasi Informasi untuk Badan Usaha BAKTI Kominfo, Dhia Anugrah Febriansa pada penandatanganan perjanjian kerjasama tripartit antara XL Axiata-BAKTI Kominfo-BUMDes, beberapa waktu lalu.

JAKARTA- PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (KEMKOMINFO) menjalin kerja sama untuk memfasilitasi layanan internet bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). 

Melalui kerja sama ini, XL Axiata akan memberikan layanan ISP (Internet Service Provider) kepada dua BUMDes yaitu BUMDes Gerbang Lentera di Semarang dan BUMDes Bumi Dipasena Jaya di Tulang Bawang, Lampung. Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Tripartit antara XL Axiata, BAKTI dan BUMDes pada Selasa, (16/02).

BACA JUGA:Masa Pandemi Covid-19, XL Axiata Raih Pertumbuhan Solid di Tahun 2020

“Dampak dari pandemi Covid-19 telah dirasakan sebagian besar masyarakat Indonesia, termasuk di pedesaan. Minimnya akses internet yang memadai berdampak terhadap lambatnya daya serap masyarakat baik dari sisi perekonomian,  pendidikan, hingga sektor lainnya. Banyaknya usaha masyarakat yang bernaung di bawah BUMDes menjadikan lembaga ini sebagai wadah terbaik khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk berkembang. Kerjasama ini hadir dalam bentuk layanan internet dari XL Axiata bagi BUMDes melalui ISP (Internet Service Provider).

Untuk itu, kami senantiasa memfasilitasi dan memberikan peluang bagi semua pihak yang ingin bekerjasama mendukung percepatan pertumbuhan berbagai sektor di pedesaan.” Demikian disampaikan Direktur Layanan Telekomunikasi Informasi untuk Badan Usaha BAKTI KEMKOMINFO, Dhia Anugrah Febriansa melalui siaran persnya kepada radar.

Sementara itu, Chief Enterprise dan SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto mengatakan bahwa kedua BUMDes akan menerima layanan internet dari XL Axiata sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Penyaluran dan pemanfaatan layanannya pun sepenuhnya akan digunakan masing-masing BUMDes baik untuk mendukung proses usaha, bisnis dan pendidikan.

 
Feby Sallyanto menambahkan, melalui kerja sama ini, XL Axiata juga mendorong percepatan pembangunan ekonomi digital dengan melakukan berbagai macam pelatihan guna memasarkan produk secara digital sehingga bisnis dapat menyasar kepada pasar yang lebih luas lagi. Selain itu pihaknya juga berharap ke depannya kerjasama ini akan menyasar lebih banyak BUMDes di Indonesia.

Lebih jauh, Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi & Investasi Desa Daerah Tertinggal & Transmigrasi Kemendes PDDP, Drs.Nugroho Setyo,M.Simenjelaskan bahwa kerjasama BUMDes dgn ISP akan menjamin keberlanjutan keberadaan infrastruktur & jaringan internet.

“Selain itu pada saat yang bersamaan BUMDes dapat berperan sebagai centre of digital learning bagi masyarakat desa yang akan mempercepat terbentuknya ekosistem digital di desa secara umum dan secara khusus mendorong proses produksi hingga pemasaran yang lebih efisien. Selama tiga tahun ke depan, XL Axiata akan menyediakan layanan internet yang secara khusus bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh kedua BUMDes dan masyarakat setempat dalam mengembangkan usahanya,” paparnya.

Guna terus mendukung pemanfaatan internet oleh masyarakat di pedesaan, XL Axiata terus melanjutkan proses fiberisasi jaringan. Fiberisasi ini untuk mendukung peningkatan kualitas jaringan data di setiap area karena salah satu manfaat dari proses ini adalah kapasitas jaringan transport menjadi lebih besar.

Fiberisasi terbukti mampu meningkatkan kualitas jaringan untuk menopang sejumlah layanan data dengan kapasitas besar maupun layanan yang dibutuhkan para pelaku usaha di pedesaaan seperti market place, streaming video, hingga pemanfaatan Internet of Things (IoT).

Program Kemitraan BUMDes BAKTI merupakan program orkestrasi BAKTI dalam melakukan layanan internet mandiri yang berkelanjutan, untuk memenuhi kebutuhan desa melalui kerjasama antara BAKTI, Penyelenggara Akses Internet dan Badan Usaha Milik Desa serta didukung oleh Kementerian Lembaga dan Pemerintah Daerah terkait. (asd/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *