Perangkat Kelengkapan Organisasi PGRI Dikukuhkan

oleh -90 views
DIKUKUHKAN: Pengurus Perangkat Kelengkapan Organisasi PGRI Kabupaten Cirebon dilantik dan dikukuhkan.

CIREBON – Pengurus Perangkat Kelengkapan Organisasi PGRI Kabupaten Cirebon dikukuhkan, Sabtu (20/2). Banyak target yang ingin dicapai PGRI. Terpenting menyelaraskan visi misi pembangunan Kabupaten Cirebon. Melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

Ketua PGRI Kabupaten Cirebon Yeyet Nurhayati SPd mengatakan, pihaknya tetap sinergis mengikuti gerak langkah pembangunan pemerintah daerah menuju pembangunan pendidikan yang lebih baik.

“Dalam membantu kerja organisasi supaya lebih baik, pengurus PGRI dilengkapi dengan beberapa perangkat kelengkapan organisasi, salah satunya dewan pakar,” ujar Yeyet, kepada Radar.

Menurutnya, keberadaan perangkat kelengkapan organisasi ini akan dirasakan anggota maupun masyarakat umum. Misalnya, akan membangun klinik PGRI, melakukan renovasi gedung.

“Tidak hanya itu, setiap tiga bulan sekali kita kerap mengadakan bakti sosial donor darah, untuk membantu stok darah di PMI Kabupaten Cirebon,” katanya.

Kepala SDN 2 Tukmudal itu juga menyampaikan, untuk menunjang SDM para guru, PGRI pun berkerja sama dengan UMC dan Unswagati salah satunya dalam pengelolaan IT. “Intinya, akan banyak agenda untuk menunjang perubahan dalam dunia pendidikan,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon Drs Imron MAg berharap para pengurus PGRI bisa membawa perubahan di masyarakat Kabupaten Cirebon.

Mengingat, pola pikir masyarakat berbeda-beda. Akan tetapi dengan adanya PGRI, perubahan pasti bisa terwujud.

“Kami percaya para guru bisa mengubah pola pikir masyarakat Kabupaten Cirebon untuk lebih maju,” imbuhnya.

Ia mengakui, tugas PGRI cukuplah berat. Sebab, harus mengubah pola pikir masyarakat yang tadinya tidak baik, menjadi baik. Dan PGRI mampu melakukannya.

Contohnya, guru harus memberikan contoh terlebih dahulu untuk menjadi suri tauladan kepada masyarakat.

“Jadi untuk para guru, antara ilmu umum, agama dan tingkah laku lainnya  harus seimbang itulah yang akan  menjadi contoh perubahan di masyarakat Kabupaten Cirebon,” tandasnya. (sam/opl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *