Atalia Ridwan Kamil Dorong Anak-anak Paham Bercocok Tanam

oleh -39 views
Penanaman-Mangrove
Ketua Gerakan Pramuka Kwarda Jawa Barat, Atalia Praratya Ridwan Kamil (kanan) bersama unsur Muspida Kabupaten Cirebon melakukan penanaman mangrove di sela-sela kunjungannya di Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Selasa (23/2). FOTO: IST

CIREBON – Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat, Atalia Praratya Ridwan Kamil, mendorong anak-anak agar paham bercocok tanam. Hal tersebut diungkapkan Atalia di sela-sela kunjungannya di Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Selasa (23/2).

“Karena masalah pangan ini sangat krusial. Kita tidak mau ada krisis pangan khsusunya di Jawa Barat, sehingga anak kita akan kita didik untuk gemar menanam,” ungkapnya.

Atalia menuturkan, dengan program gerakan menanam padi bersama insan pramuka “Gembira” bisa mengajak anak-anak terbiasa mencintai alam dengan melakukan cocok tanam.

“Untuk wilayah perkotaan mereka bisa menanam di polybag. Jadi satu butir bisa jadi satu rumpun. Sehingga anak-anak bisa gemar untuk menanam,” tuturnya.

Masih kata istri Gubernur Jawa Barat ini, penanaman pohon mangrove dan pemberian bibit ikan di Kecamatan Gunungjati bisa mendorong masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan.

“Hari ini kita melakukan penanaman 1.000 mangrove bantuan dari Pemprov Jabar di Kecamatan Gunungjati. Kita juga sebar ikan di tempat tersebut sebanyak 5 ribu bibit ikan,” katanya.

Atalia juga mengajak para anggota Pramuka untuk bisa beradaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi ini. Karena adanya pandemi Covid-19 ini membuat program-program gerakan pramuka sedikit terhambat.

Pasalnya, gerakan Pramuka biasanya melakukan gebrakan-gebrakan saat masih dalam kondisi normal. Sementara ada pekerjaan rumah (PR) besar dalam gerakan Pramuka.

“Bagaimana bisa mengadaptasi kebiasaan baru dengan kondisi yang ada. Serta menggalakkan program-program bagaimana anak-anak bisa melakukan kegiatan Pramuka di rumah,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron menuturkan, gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan kaum muda yang berperan sebagai pemicu, pengemong dan pemberi semangat anak muda dalam pengembangan jatidiri dan karakter positif.

“Dengan sentuhan gerakan Pramuka, mudah-mudahan generasi muda Kabupaten Cirebon berkarakter baik. Karena dengan peningkatan karakter kaum muda lebih baik akan membawa calon pemimpin yang baik di masa-masa mendatang,” tuturnya. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *