Hunian Mewah Markas Prostitusi Online, Ternyata Ini Manfaatnya Buat Pelaku

oleh -328 views
Ilustrasi

“Na tahu-ji itu pak pemilik kamar, kami sewa untuk BO (Booking Online). Kami sewa di sana juga karena aman, karena aksesnya tidak sembarang bisa masuk,” ujarnya seperti dikutip dari Harian Fajar (Fajar Indonesia Network Grup).

Kanit Reskrim Iptu Iqbal Usman mengatakan, ketiga orang yang diamankan telah dimintai keterangan. Statusnya masih saksi dan setelah itu dipulangkan.

Meski demikian pihaknya telah menerjunkan tim untuk memantau lokasi dan menyelidiki potensi kasus serupa. Selain itu pihaknya terus memburu pemilik kamar, sebagai saksi kunci.

“Identitasnya (pemilik kamar) telah kami kantongi dan sementara dilakukan pengejaran. Perannya dia diduga sebagai penyedia,” akunya.

Iqbal menambahkan, laporan kegiatan prostitusi ini sudah sering dia terima dengan memanfaatkan kontrakan mewah, apartemen, dan hotel. Namun belum cukup bukti sehingga belum terbongkar.

“Kasus tersebut terungkap karena adanya laporan korban (pelaku prostitusi) yang dianiaya. Itu yang jadi dasar kami,” ucapnya. (edo/iad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *