Jenazah Wanita Dimandikan 4 Pria, Perawat Jadi Tersangka, Direktur RSUD Dicopot

oleh -4.917 views
Penambahan-Pemakaman-Untuk-Jenazah-Terinfeksi-Covid-19-di-Bambu-Apus-6-630x420
Penguburan jenazah pasien Covid-19.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, mengatakan, setelah dilakukan gelar perkara, petugas menjerat para tersangka dengan tindak pidana penistaan agama.

Menurut Kombes Hadi, perkara yang dilaporkan Fauzi Munthe merupakan tindak pidana penistaan agama sebagaimana dimaksud dalam Pasal 156 a KUHP.

Selain itu, tersangka juga dianggap tidak memberikan pelayanan medis sesuai standar profesi dan standar prosedur operasional serta kebutuhan medis pasien sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 jo Pasal 51 UU No 79 tahun 2014 tentang Praktik Kedokteran.

Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menyesalkan penetapan empat tenaga kesehatan RSUD Djasamen Saragih menjadi tersangka.

“Di bagian forensik hanya ada 1 dokter, 4 perawat dan 1 petugas administrasi. Gilanya, 4 perawat itu dijadikan tersangka dengan pasal penistaan agama,” kata Eko, dikutip dari akun twitternya, @eko_kuntadhi.

Menurut Eko, para petugas forensik RSUD Pematang Siantar yang dikriminalisasi sangat trauma. Mereka khawatir kontak dengan orang lain. Masa depan mereka terganggu.

“Padahal mereka masih dibutuhkan. Karena gak ada lagi perawat di unit forensik RSUD tersebut. Selain 4 orang yang ditersangkakan itu,” katanya.

“Saya sudah menghubungi dokter forensik di RSUD Pematang Siantar. Sudah ngobrol dengan Lawyer dari PPNI yang membantu kasus ini. Sudah bicara juga dengan nakes korban kriminalisasi,” kata Eko. (pojoksatu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *