Tamkitc Dukung Penutupan Kawasan Tamkot Kuningan

oleh -198 views
Tamkot-Kitchen
Tamkitc mendukung penutupan kawasan Tamkot Kuningan untuk pencegahan Covid-19. Foto: Mumuh Muhyiddin/Radar Kuningan

KUNINGAN – Pemilik salah satu resto baru yang sedang hits di kalangan masyarakat, Tamkot Kitchen (Tamkitc), memberikan tanggapan terkait penutupan beberapa kawasan di Kuningan. Tindakan ini dilakukan oleh pihak pemda sebagai opsi penanggulangan Covid-19.

“Saya berharap semoga dengan adanya penutupan beberapa kawasan ramai di setiap akhir pekan ini, bisa meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya yang mengancam, kalau kita tidak bisa mematuhi protokol kesehatan,” kata Ade Syamsudin, Sabtu (27/2).

“Apa pun keputusannya, saya yakin itu semua demi mempercepat pemutusan rantai penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, sebaiknya masyarakat Kuningan tidak berbondong-bondong untuk mengunjungi tempat yang rawan keramaian. Apalagi tanpa mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, membawa hand sanitizer, dan menjaga jarak.

Untuk itu, kata Ade, meskipun Tamkot Kitchen akan mengalami beberapa hal yang tidak diinginkan, namun semua pihak pengelola sepakat dan mendukung keputusan pemerintah daerah. Untuk mengadakan penutupan kawasan ramai, khususnya Taman Kota (Tamkot) Kuningan.

“Arahan dan kebijakan Bupati Kuningan sangat tepat dalam menghadapi pandemi yang masih terus meningkat di Kuningan. Semoga semuanya bisa segera usai, dan kita bisa beraktivitas kembali seperti biasanya. Kita harus sabar, dan jangan sampai menyepelekan protokol kesehatan,” kata Ade.

Ade Syamsudin atas nama Tamkot Kitchen pun memberikan pengumuman tertulis yang berisi dukungan penuh atas kebijakan pemerintah daerah Kuningan. Hal itu sehubungan dengan hasil rapat satgas Covid-19 Kabupaten Kuningan dan Pemda Kuningan, yang memutuskan diberlakukannya kembali pembatasan kegiatan di ruang publik, serta penutupan tempat-tempat dan jalan-jalan keramaian.

Pihak Tamkot Kitchen mengeluarkan beberapa tanggapan. Yakni, terkait penutupan taman kota berarti penutupan Tamkot Kitchen selama 2 hari (Sabtu dan Minggu) yang notabene adalah hari-hari di mana ramai kunjunganbmasyarakat.

“Tamkot Kitchen mendukung sepenuhnya atas langkah Pemda dan Satgas Covid-19 yang memberlakukan pembatasan di beberapa kawasan ramai,” ujar Ade.

Aden menegaskan, Tamkot Kitchen akan selalu mendukung langkah ke depan pihak pemerintah dan Satgas Covid-19 untuk setiap keputusan demi khalayak umum.

“Tamkot Kitchen berharap bahwa situasi ini segera berakhir, dan seluruh masyarakat Kuningan bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkas Ade. (muh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *