38 Petugas BPBD Divaksin Covid-19

oleh -75 views
DIVAKSIN: Salah seorang petugas BPBD Kabupaten Kuningan mendapat suntikan vaksinasi Covid-19, kemarin. Foto: DOK. M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN – Sebanyak 38 petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan mendapat giliran pelaksanaan vaksinasi Covid-19, kemarin. Penyuntikan vaksin untuk petugas kebencanaan ini menandai dimulainya pelaksanaan vaksinasi untuk ASN dan TNI-Polri di Kabupaten Kuningan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu mengatakan, kegiatan vaksinasi untuk petugas BPBD Kuningan berlangsung aman dan lancar. Namun diakui, ada beberapa anggotanya yang belum bisa dilakukan suntik vaksin karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan seperti tensi tinggi dan beberapa belum masuk dalam daftar.

“Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi petugas BPBD hari ini berjalan aman dan lancar. Ada beberapa yang sempat tertunda karena tensi tinggi saat pemeriksaan kesehatan, namun setelah diistirahatkan dan dicek ulang kondisi tekanan darahnya sudah turun sehingga bisa disuntik. Ada juga yang namanya belum terdaftar, namun setelah dicek ulang namanya muncul akhirnya juga bisa disuntik vaksin. Jadi total ada 38 anggota BPBD yang mendapat vaksinasi Covid-19,” ungkap Ibe panggilan akrab Indra Bayu.

Ibe pun memastikan, tidak ada anggotanya yang mengalami keluhan atau gejala pasca disuntik vaksin. Kecuali rasa pegal dan mengantuk seperti yang pernah dialaminya saat vaksinasi tahap pertama bersama pejabat Forkopimda dulu.

“Setelah divaksin semuanya baik-baik saja dan bisa melanjutkan pekerjaan normal seperti biasa. Selanjutnya kita menunggu vaksinasi kedua sekitar 14 hari yang akan datang, semoga berjalan lancar dan semuanya sehat,” ujar Ibe.

Selain petugas BPBD, kata Ibe, pelaksanaan hari pertama vaksinasi tahap dua kali ini menyasar para ASN petugas pelayan publik di tiga instansi lain. Yakni di Dinas Lingkungan Hidup, Inspektorat dan Bappenda.

“Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kuningan sudah membuat jadwal pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga pelayan publik selama 10 hari ke depan. Terdiri dari ASN di seluruh instansi lingkungan Pemkab Kuningan, Polres, Kodim, BNN, Lapas, KPU hingga pegawai bank pun mendapat jatah vaksinasi Covid-19. Insya Allah pelaksanaan vaksinasi tahap dua ini akan berlangsung hingga Kamis 11 Maret mendatang,” papar Ibe.

Dijelaskan Ibe, total vaksin yang tersedia untuk tahap dua ini sebanyak 13.680 dosis. Artinya, ada 6.840 sasaran ASN dan petugas pelayan publik lain yang akan mendapat vaksin Covid-19 kali ini.

“Karena setiap orang yang divaksin akan mendapat dua kali penyuntikan vaksin. Setelah disuntik hari ini, berarti minimal ada jeda 14 hari untuk mendapat suntikan kedua nanti,” ujar Ibe.

Dengan dilaksanakannya vaksinasi tahap dua ini, Ibe berharap, semakin banyak warga Kuningan khususnya dari kalangan pegawai pelayan publik yang sudah mempunyai kekebalan tubuh terhadap Covid-19. Disusul selanjutnya, kata Ibe, pelaksanaan vaksinasi bisa secepatnya dilakukan lebih luas menjangkau masyarakat umum.

“Melalui vaksinasi ini sebagai salah satu ikhtiar kita dalam menangkal penyebaran dan penularan Covid-19. Harapannya, dengan vaksin ini kekebalan tubuh terhadap Covid-19 semakin kuat dan Kabupaten Kuningan secepatnya bisa terbebas dari wabah Covid-19,” pungkas Ibe. (fik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *