Ernest Prakasa Bicara KLB Demokrat: Yang Salah Ketua Barunya Dari Kabinet Jokowi

oleh -228 views
ernest-prakasa
Komedian Ernest Prakasa. Foto: Instagram

JAKARTA – Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang digelar di Deli Serdang Jumat lalu masih ramai dibicarakan. Bahkan, komedian Ernest Prakasa ikut berkomentar.

Ernes menilai, yang jadi kesalahan besar dalam KLB itu adalah orang luar partai dalam hal ini Moeldoko yang diangkat sebagai Ketua Umum Demokrat, terlebih lagi Moeldoko sendiri adalah orang yang saat ini aktif di pemerintah sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

“Dengan segala hormat, yang jadi masalah bukan KLB-nya Prof, tapi ketua barunya adalah bagian dari kabinet Jokowi. Itu lho yang bikin kusut,” tulis Ernest mengomentari cuitan Mahfud MD, Ahad (7/3).

Baca juga:

Mahasiswi yang Tusuk Selebgram Sering Kesurupan, Polisi Sampai Bingung Bikin BAP

Kafe Kabarong, Spot Ngopi Baru sambil Menikmati Waduk Setupatok

Sebelumnya,Menteri Koordinator Bidan Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pemerintah tidak bisa melarang kegiatan Politik yang menamakan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang mengangkat Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat di Hotel The Hill Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/2).

“Sesuai dengan UU 9/98 Pemerintah tak bisa melarang atau mendorong kegiatan yang mengatasnamakan kader Partai Demokrat di Deli Serdang,” kata Mahfud lewat keterangan tertulisnya, Sabtu (6/3).

Mahfud bilang, pemerintah saat ini memandang KLB di Deli Serdang hanya persoalan internal Partai. Pemerintah hanya bisa menangani dari sudut keamanan.

“Bagi Pemerintah sekarang ini peristiwa Deli Serdang merupakan masalah internal PD. Bukan (minimal belum) menjadi masalah hukum. Sebab belum ada laporan atau permintaan legalitas hukum baru kepada Pemerintah dari Partai Demokrat. Pemerintah skrng hanya menangani sudut keamanan, bukan legalitas partai,” pungkasnya. (dal/fin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *