5 Menit, Motor Ojol Lenyap saat Terima Orderan Minuman

oleh -226 views
curanmor-lagi
Ilustrasi.

CIREBON – Para pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) masih terus merajalela. Mereka kembali beraksi di Cirebon. Kali ini yang menjadi korban tukang ojek online (ojol).

Korban Trimulyono (53) warga Desa Klayan, Kecamatan Gunung Jati. Ia harus kehilangan motor Honda Beat nopol E 6234 CK.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa siang (23/3) sekitar pukul 10.30 WIB. Hari itu korban melakukan aktivitas mencari penumpang dengan menunggu ponselnya berbunyi.

Panggilan order minuman pun muncul di telepon selulernya. Menunjukkan ada seseorang yang memesan minuman. Trimulyono pun beranjak membeli minuman di lantai 1 CSB Mall.

Sepeda motor diparkir di depan CSB. Tempat itu pinggir jalan dan biasa menjadi tempat nongkrong para ojol. Karena sudah biasa, ia menganggap akan aman-aman saja. Apalagi masuk ke dalam untuk membeli minuman itu hanya membutuhkan waktu 5 menit.

“Saya masuk ke CSB Mall lantai 1. Ada 3 motor di samping saya. Saya lalu ambil orderan minuman. Cuma 5 menit, kemudian saya keluar. Ternyata motor sudah tidak ada di situ,” kata Trimulyono kepada Radar, kemarin.

Ia kemudian menghubungi temannya dan menceritakan kejadian yang dialaminya itu. Tidak butuh waktu lama, temannya pun datang dan membantu berkeliling mencari motornya di sekitar CSB Mall. Sayangnya, upaya itu gagal.

Ia juga kemudian membagikan peristiwa yang dialaminya ke berbagai media sosial (medsos) dengan harapan motornya bisa ketemu lagi.

“Saya sudah nyari, satu jam keliling sama teman. Nyari juga sambil memberikan orderan itu. Dibantu juga sama Komunitas Grab Trans Cirebon (GTC). Tapi tidak ketemu sampai sekarang. Motor sudah hilang,” tuturnya.

Menjelang siang, korban kemudian mendatangi Mako Polres Cirebon Kota (Ciko) untuk melaporkan kejadian tersebut. Laporan itu langsung direspons oleh polisi.

Sehingga, siang itu juga, petugas langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian. “Lagi diselidiki polisi. Semoga bisa ketemu lagi,” ucapnya.

Belakangan aksi pencurian sepeda motor memang marak. Pada Sabtu siang lalu (20/3) juga ada aksi curanmor. Lokasinya di Jalan Fatahilah.

Tepatnya di depan salah satu toko bangunan di wilayah Desa Megu, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon. Bahkan dua pelaku yang beraksi terekam CCTV.

Motor yang diembat jenis Honda Scoopy nopol E 5716 CW milik Gledis asal Pekalangan, Kecamatan Pakalipan, Kota Cirebon. Dalam rekaman kamera CCTV, dua pelaku mendatangi motor korban sekitar pukul 12.10. Keduanya menggunakan celana jins pendek, helm hitam dan bermasker hitam.

Pelaku yang berperan sebagai eksekutor mengenakan baju warna hitam. Sementara yang berperan sebagai pemantau mengenakan baju oranye lengan biru dongker.

Pelaku datang menggunakan Honda Beat dan berhenti tepat di samping motor korban. Sang eksekutor yang mengendarai motor, kemudian turun dari motor. Ia pindah duduk di motor korban. Kemudian mengeluarkan kunci T dari saku bajunya.

Pelaku tampak merusak kunci kontak. Hanya dalam hitungan 9 detik, berhasil membuka kunci kontak dan menyalakan mesin motor.

Mereka kemudian kabur. Aksi cepat pelaku tidak disadari oleh korban maupun warga sekitar toko. Korban baru tahu kejadian itu sekitar pukul 16.00 WIB atau saat hendak keluar toko.

Dia pun kaget melihat motornya sudah tidak ada lagi di parkiran. “Saya baru sadar pukul 16.00. Pas mau keluar beli pulsa. Baru sadar kalau sepeda motor sudah tidak ada. Jadi selama 4 jam itu tidak ada yang sadar sama sekali kalau motor saya sudah hilang,” kata Gledis kepada Radar. (cep)