Makin Canggih! Transaksi Narkoba Kabupaten Cirebon Sudah Pakai Online, Pura-pura Kirim Hp

oleh -2.683 views
transaksi-narkoba-kabupaten-cirebon
Polresta Cirebon saat ekspos pengungkapan kasus narkoba. Foto: Dedi Haryadi/Radar Cirebon

CIREBON – Transaksi narkoba di Kabupaten Cirebon sudah merambah ke online. Bahkan disamarkan dalam pengiriman paket, seolah-olah mengirim pesanan Hp.

Model pengiriman ini yang lagi tren di Kabupaten Cirebon. Barangnya dikirim melalui jasa pengiriman. Untuk mengelabui petugas, barang dagangan terlarang itu diselipkan.

Ada yang diselipkan ke makanan ringan, bungkus ponsel, dan ada pula yang diselipkan ke pakaian.

“Ini ganja dari Lampung. Didapatkan dari online dikirim ke jasa pengiriman dengan kemasan, seolah-olah itu ponsel. Tapi, isinya ganja,” kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi.

Diungkapkan dia, barang tersebut sudah diperiksa dengan diuji laboratorium di Bandung. Terbukti dan akurat itu narkoba jenis ganja. Selain itu, ada juga makanan kaleng isinya obat keras terbatas dan lainnya.

Namun, pihaknya hanya baru berhasil menangkap kurir dan pembelinya saja. Sementara bandar besar yang mengirim barang melalui online itu belum berhasil diungkap. Itu pun pengungkapannya dari kerjasama yang baik antara penyidik dengan jasa pengiriman barang. Ketika ada barang yang mencurigakan, jasa pengiriman barang melaporkan.

“Penyidik juga terus koordinasi kepada pihak jasa paket untuk memberikan informasi kepada kami. Apabila ada barang curigai, menghubungi kami,” tandasnya.

Ketika mendapatkan laporan dari petugas pengiriman paket, sambung Syahduddi, maka penyidik melakukan penyelidikan dengan intens di lapangan. Ketika sudah mendekati akurasi penyelidikan, polisi langsung melakukan tindakan dengan menyergap tersangka dan melakukan penggledahan.

Salah satu contoh pelakunya adalah AR yang ditangkap penyidik di jalur pantura Jamblang. Pelaku mengambil paket di jasa pengiriman barang. Setelah mengambil paket ganja yang baru dibeli melalui online,ia kemudian pulang ke wilayah Klangenan. Dalam perjalan pulang itu, AR ditangkap oleh polisi.

“Jadi makin canggih. Tapi kami tentu selalu punya cara untuk mengungkap jaringan-jaringan narkoba. Kami imbau warga yang punya data atau infirmasi, sampaikan ke kami. Pasti akan kami tindaklanjuti,” pungkas kapolresta. (cep)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *