Pasca Penyerangan Teroris di Mabes Polri, Penjagaan Mako Polresta Cirebon Diperketat

oleh -350 views
Penjagaan-Mapolresta-Cirebon-Diperketat
Petugas melakukan penjagaan ketat di gerbang masuk Mako Polresta Cirebon pasca insiden serangan di Mabes Polri. FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

CIREBON – Pasca insiden penyerangan di Mabes Polri pada Rabu (31/3), pengamanan ketat dilakukan di Mako Polresta Cirebon.

Seperti yang terpantau radarcirebon.com, Kamis (1/4) Mako Polresta Cirebon di kawasan Jl Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, tampak personel bersenjata lengkap berjaga-jaga di depan gerbang masuk Mako Polresta Cirebon.

Selain dijaga ketat anggota, Polresta Cirebon juga memasang barier atau pembatas jalan secara zig-zag. Seluruh pengunjung atau tamu yang masuk ke Mako Polresta Cirebon juga diperiksa secara detail termasuk memeriksa barang bawaannya dan identitas.

Hal itu sebagai upaya mencegah kejadian serupa di Mabes Polri agar tidak terjadi di Mako Polresta Cirebon.

“Menyikapi perkembangan (adanya upaya penyerangan di Mabes Polri), penjagaan di Mako Polresta Cirebon ditingkatkan. Seluruh personel yang berjaga dilengkapi senjata Laras panjang dan rombi anti peluru,” ujar Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi ditemui radarcirebon.com di Mako Polresta Cirebon, Kamis (1/4).

Dikatakan Kapolresta, pengamanan juga dilakukan di seluruh Mako Polsek wilayah hukum Polresta Cirebon.

“Seluruh polsek jajaran juga sudah saya instruksikan untuk melaksanakan pengamanan baik fisik Mako Polseksnya sendiri maupun pengamanan terhadap personel yang bertugas di Mako Polsek maupun di lapangan. Ada penambahan personel bersenjata lengkap dalam pengamanan di Mako Polsek jajaran Polresta Cirebon,” katanya.

Ditanya terkait potensi kelompok terorisme di Kabupaten Cirebon, Kapolresta menyebutkan, Kabupaten Cirebon masih dinyatakan aman.

“Berdasarkan laporan dari intelejen, sejauh ini potensi gangguan Kamtibmas dan kelompok-kelompok radikal di Kabupaten Cirebon masih dalam kondisi relatif kondusif. Namun, potensi-potensi ancaman tetap akan terjadi oleh karena itu kami sudah mengantisipasi dengan melakukan pemetaan-pemetaan potensi ancaman maupun kerawanan tersebut. Dan kami sudah siap untuk menghadapi risiko dan kemungkinan hal-hal yang akan terjadi,” pungkas perwira melati tiga ini. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *