Terseret Arus, Korban Mobil Box Hanyut di Pamengkang Ditemukan Tewas Tersangkut di Rumpun Bambu

oleh -2.303 views
Petugas mengevakuasi Sobari (41), korban mobil box hanyut di Sungai Pamengkang Cirebon. Foto: Istimewa

CIREBON – Setelah 5 hari pencarian, korban meninggal dunia insiden mobil box hanyut di sungai Grand Metro Pamengkang Cirebon akhirnya berhasil ditemukan pagi ini, Minggu (4/3).

Korban bernama Sobari (41) warga Desa Panembahan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di sekitar Perumahan Baleagung Bernessa, Banjarwangunan, Mundu, Kabupaten Cirebon yang berjarak 5 km dari lokasi kejadian.

Penemuan tersebut berdasarkan laporan warga setempat, Andi dan Wawan, yang sedang memancing ikan di sekitar lokasi penemuan.

Berdasarkan pantauan Radar Cirebon di lokasi, Tim Basarnas dan BPBD Kota & Kabupaten Cirebon, serta Polsek Mundu telah membawa korban ke Rumah Sakit Daerah Gunung Djati.

Korban berhasil ditemukan setelah 5 hari pencarian dari Sungai Cipugur hingga Muara Kalijaga Mundu dan melakukan pembagian 3 titik pencarian.

Baca juga:

2 Korban Tabrakan Kapal Indramayu Ditemukan Meninggal, 15 Lainnya dalam Pencarian

Patung Garuda Raksasa di Ibu Kota Baru yang Menuai Kontroversi, Ini Maknanya

Koordinator Lapangan BPBD Kota Cirebon, Dadan mengkonfirmasi penemuan korban. “Korban sudah ditemukan di dekat Perumahan Bale Agung. Korban dalam keadaan meninggal tersangkut diantara bambu-bambu,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, mobil dengan plat nomor E 8345 YW awalnya mengantar sandal ke pemesan. Dalam perjalanan pulang, mobil tersebut terperosok dan hanyut di sungai hingga ke Perumahan Grand Metro Pamengkang.

Sopir kendaraan tersebut berhasil diselamatkan warga. Namun pemilik mobil tersebut hanyut terbawa derasnya arus sungai, hingga ditemukan meninggal hari ini. (Jerrell)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *