Bangkitkan Wisata, Perajin Batik Divaksin

oleh -31 views
DIVAKSIN: Para perajin batin di kawasan Trusmi, Kabupaten Cirebon mendapatkan giliran vaksinasi, kemarin (6/4). Langkah ini dilakukan untuk membangkitkan sektor wisata FOTO:Andri Wiguna/Radar Cirebon

CIREBON- Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Plered telah melakukan vaksinasi untuk para pelaku usaha dan perajin batik di kawasan Trusmi. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memastikan para pelaku usaha dan perajin batik yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan i Kabupaten Cirebon aman dari potensi penyebaran Covid-19.

Kadinkes Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni SKM MKes melalui Kepala Puskesmas Plered dr Dewi Wakito Ningtyas menjelaskan pihaknya menyasar para perajin batik dan para pelaku usaha di bidang batik sebagai salah satu cara untuk memberikan kenyamanan dan keamanan para wisatawan yang datang ke Sentra Batik Trusmi.

“Sasaran kita para perajin batik dan para pelaku usaha di bidang batik serta para karyawan batik untuk divaksin. Alhamdulillah saat ini sudah selesai,”ujarnya.

Menurutnya, ada dua puskesmas yang terkibat dalam kegiatan vaksinasi tersebut yakni Puskesmas Plered dan Puskesmas Karangsari. Hal ini karena sentra Batik Trusmi berada di Kecamatan Plered dan Kecamatan Weru.

“Kemarin yg datang sekitar 250an,  yang divaksin 232 orang, sisanya ditunda karena tidak lolos skrining, hari ini sekitar 200 orang yang divaksin,”imbuhnya.

Untuk vaksin dosis kedua sambung dr Dewi akan diberikan 14 hari setelah pemberian vaksin yang dilakukan selama dua hari ini yakni pada tanggal 19 April dan 20 April 2021. (dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *