KAI Daop 3 Cirebon Terapkan Tarif Baru Pemeriksaan Rapid Test Antigen Rp85 Ribu

oleh -97 views
Rapid-Test-Antigen-Pengguna-Kereta-Api
PT KAI Daop 3 Cirebon bakal menerapkan tarif baru layanan pemeriksaan Rapid Test Antigen di stasiun. FOTO: IST

CIREBON – Dianggap terlalu memberatkan masyarakat khususnya calon penumpang kereta api, PT KAI Daop 3 Cirebon bakal menerapkan tarif baru layanan pemeriksaan Rapid Test Antigen di stasiun.

Sebelumnya layanan pemeriksaan Rapid Test Antigen di stasiun ditarif sebesar Rp105.000, maka pihak KAI menyesuaikan tarif menjadi Rp85.000 untuk setiap pemeriksaan.

“Penurunan tarif ini berlaku mulai Jumat (9/4) berlaku di seluruh stasiun yang melayani pemeriksaan Rapid Test Antigen. Di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon, layanan pemeriksaan Rapid Test Antigen terdapat di Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan dan Stasiun Jatibarang,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Soeprapto kepada radarcirebon.com, Kamis (8/4).

Menurut Soeprapto, PT KAI memberikan alternatif bagi para calon penumpang kereta api yang ingin melakukan pemeriksaan atau screening Covid-19 di stasiun dengan harga yang terjangkau baik melalui Rapid Test Antigen maupun GeNose C19.

“Sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 27 Tahun 2021, masa berlaku hasil negatif rapid test Antigen adalah 3×24 jam sejak dilakukan pengambilan sampel,” kata Suprapto.

Suprapto menegaskan, untuk dapat melakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen di stasiun, calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas.

Layanan Rapid Test Antigen saat ini telah tersedia di 43 stasiun yang merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo serta pihak-pihak lainnya.

“Adapun rincian stasiunnya adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, dan Baturaja,” sebutnya. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *