Pemuka Agama Harus Mampu Jadi Pilar Pemersatu Bangsa

oleh -48 views
Pembinaan-Kerukunan-Umat-Beragama
Korem 063/Sunan Gunung Jati menggelar pembinaan kerukunan umat beragama di aula Sunan Giri, Komplek Mako Korem 063/Sunan Gunung Jati, Jalan Brigjend Dharsono (By Pass), Kota Cirebon, Kamis(8/4). FOTO: IST

CIREBON – Semua pemuka agama agar berperan aktif dalam membina kerukunan umat beragama di tengah masyarakat. Pemuka agama juga diminta peka terhadap situasi yang berkembang saat ini dan harus mampu menjadi pilar pemersatu bangsa di wilayah masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan Komandan Korem (Danrem) 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga K saat menghadiri kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama di aula Sunan Giri, Kompleks Mako Korem 063/Sunan Gunung Jati, Jalan Brigjend Dharsono (By Pass), Kota Cirebon, Kamis(8/4).

“Istilah kerukunan umat beragama identik dengan istilah toleransi. Pengertian toleransi itu sendiri yakni saling memahami, saling pengertian dan saling membuka diri dalam bingkai persaudaraan. Sedangkan dalam konteks masyarakat Indonesia, kerukunan umat beragama berarti kebersamaan antar umat beragama dengan pemerintah dalam rangka suksesnya pembangunan nasional dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ungkapnya.

Dijelaskan Danrem, jaminan terhadap hak beragama tidak hanya berupa perlindungan atas pilihan keyakinan seseorang, tetapi juga harus menjamin ekspresi keagamaan yang merupakan bagian dari peribadatan dan ritual keagamaan.

“Perbedaan itu bisa saja menimbulkan gesekan-gesekan mengingat masyarakat Indonesia yang majemuk. Dalam konteks Indonesia, negara tegas menjamin kebebasan beragama setiap warga negara. Pasal 29 Ayat (2) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyatakan, Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu,” pungkasnya. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *