Bule Uzbekistan Dijadikan Pemuas Nafsu, Kehabisan Uang, Terjebak Tak Bisa Pulang karena Corona

oleh -7.392 views
bule-uzbekistan-dijadikan-psk-tarif-sekali-kencan-rp-25-juta
Bule Uzbekistan dijadikan budak seks. Foto: I Gede Paramasutha/Fajar

SEORANG bule atau WNA asal Uzbekistan dijadikan budak seks, diduga karena tak bisa pulang ke negaranya akibat kehabisan uang. Seorang mucikari menjadikannya PSK di Bali.

Namun, akhirnya aksi, Poltak P Manihuruk alias Robby (42) terungkap jajaran kepolisian. Dia ditangkap di Jalan Glogor Carik Gang Kwala Nomor 11 Pemogan, Denpasar Selatan.

“Terungkapnya perbuatan pelaku diawali dari laporan masyarakat mengenai dugaan adanya praktek prostitusi online,” kata Kapolresta Denpasar Kombespol Jansen Avitus Panjaitan, dalam konferensi pers di Mapolresta Denpasar, Jumat (9/4/2021).

Di lokasi ditemukan ada dua kamar yang berisikan pasangan bukan suami istri. Ketika diinterogasi pria hidung belang yang terciduk mengaku bersenang-senang dengan wanita yang menjadi pasangannya lewat perantara Robby dengan membayar sesuai tarif.

Saat diperiksa pria asli Pematang Siantar, Sumatra Utara itu, mengaku menjual jasa para wanita dibawah sayapnya sebesar Rp 2,5 juta sekali kencan dengan waktu satu jam.

Nantinya hasil akan dibagi, yakni Rp 1,5 juta diberikan kepada wanitanya dan Rp 1 juta masuk ke kantongnya. Dalam sehari, rata-rata pelaku bisa mendapatkan 5 hingga 7 pelanggan.

Adapun pelaku bisa mengajak bule Uzbekistan menjadi pekerja seks komersial (PSK) diduga karena sang bule memerlukan uang untuk mencukupi kehidupannya di Bali akibat tidak bisa pulang ke negaranya.

“Bule Uzbekistan itu sudah datang ke Bali sebelum pandemi dan kenal pelaku saat di diskotek. Kemudian pelaku mengajaknya untuk jadi PSK. Kita duga karena tidak bisa pulang dan perlu uang untuk hidup disini,” tuturnya.

Disebutkan oleh pelaku sendiri ada 3 bule Uzbekistan yang berhasil diajak untuk menjadi ‘kupu-kupu malam’.

Terkait kasus bule Uzbekistan ini, Jansen akan bekerja sama dengan Imigrasi dalam menyelesaikan permasalahannya. (yud/fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *