Ngeri, Penampakan Senjata Tim Gercep dan Pemuda Jawa saat Tawuran di Jl Sekarkemuning

oleh -10.214 views
barang-bukti-tawuran-jalan-sekarkemuning-cirebon
Barang bukti tawuran di Jl Sekarkemuning, Kota Cirebon. Foto: Dedi Haryadi/Radar Cirebon

CIREBON – Tawuran berandalan bermotor atau geng motor kembali terjadi. Kali ini antara Tim Gercep dan Pemuda Jawa. Mereka tempur di Jalan Sekarkemuning, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Tawuran tersebut diawali janjian lewat media sosial. Termasuk menentukan waktu dan tempat bentrokan.

Yang mengerikan adalah penampakan senjata yang digunakan. Mereka menggunakan sejenis pedang yang sepertinya hasil rakitan sendiri.

Kedua kubu sepakat berempur pada 7 April pukul 01.00 dini hari. Tim Gercep dan Pemuda Jawa janjian di Jalan Sekarkemuning, tepatnya di dekat kantor Telkom.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan mengungkapkan, dari bentrokan ini terdapat satu korban terkena sabet mengalami luka cukup lebar di punggung.

Timsus dan Tim Tekab bersama jajaran polsek kemudian melakukan penangkapan kelompok remaja tersebut. Dipimpin Katimsus Polres Ciko Iptu Shindi Al-afghany SH MH.

“Dari dua kelompok semuanya yang telah ditangkap 11 orang. Satu orang lainnya, dikirim ke rumah sakit karena kena Covid-19,” kata Kapolres, dalam ekspos kepada wartawan di Mapolres Cirebon Kota, Senin (12/4).

Dari 11 orang yang tertangkap, terdapat anggota Tim Gercep 4 orang dan Tim Pemuda Jawa 7 orang.

Dia menegaskan, dari kejadian tawuran semacam ini, nantinya seluruh yang terlibat akan ditangkap karena dengan mengikuti bentrokan berarti sudah memiliki niat jahat.

“Niat jahat mereka, untuk saling melukai, membunuh, dan membuat orang luka ada. Baik kena pasal 170 atau 55 dan 56 atqau 160 peghasutan. Maupun undang-undang darurat,” tandasnya.

“Itu masuk unsur pidana, ancaman hukuman 7 tahun, ada juga 12 tahun,” sambung dia. (rdh)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *