8 Pemuda Ditangkap, Puluhan Lari Kocar-kacir, Tawuran Sarung di Jl Diponegoro Digagalkan

oleh -809 views
tawuran-sarung-kota-cirebon
Petugas TNI dan Polri mengamankan barang bukti sarung yang sudah dililit kawat sebagai barang bukti tawuran. Foto: Dedi Haryadi/Radar Cirebon

CIREBON – Anggota Bhabinkamtibmas Kesenden, dan personel Koramil 1404/Kejaksan Kota Cirebon berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran atau  perang sarung.

Dari sekitar 30 orang yang hendak tawuran, aparat gabungan mengamankan sedikitnya 8 ABG yang diduga ikut rencana tawuran tersebut.

Keterangan yang berhasil dihimpun radarcirebon.com, awalnya Senin dinihari (19/4), sekitar pukul 00.15 WIB, Bhabinkamtibmas Kesenden Aiptu Imam Safei yang sedang berpatroli di Jl Diponegoro, Kota Cirebon mendapati puluhan ABG berjalan bergerombol sambil membawa sarung menuju arah Krucuk.

Diduga hendak tawuran, Aiptu Imam Safei langsung menghampiri mereka. Melihat ada polisi, para ABG tersebut lari kocar-kacir.

Personel Koramil 1404/Kejaksan yang melihat peristiwa tersebut langsung membantu Aiptu Imam Safei dan anggota Koramil 1404/kejaksan berhasil mengamankan 8 orang ABG.

Kedelapan ABG tersebut langsung digelandang ke Mako Koramil 1404/Kejaksan. Aparat juga menyita barang bukti berupa 4 buah sarung yang dililit menggunakan kawat diduga digunakan untuk tawuran.

Lurah Kesenden Ruliyanto dan Sekertaris Kecamatan (Sekmat) Kejaksan Emon langsung mendatangi Mako Koramil 1404/Kejaksan setelah menerima laporan.

Selanjutnya, kedelapan ABG tersebut diberikan pembinaan dan arahan oleh Lurah Kesenden Ruliyanto. Mereka selanjutnya membuat surat pernyataan bermaterai untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Sebagai efek jera, mereka diberikan hukum berupa push-up sebanyak 50 kali oleh anggota Koramil 1404/Kejaksan. Mereka diperbolehkan kembali pulang setelah orang tuanya dan ketua RW dan RT menjemput mereka.

“Saya dibantu personel dari Koramil 1404/Kejaksan mengejar dan berhasil mengamankan 8 remaja yang ikut dalam rombongan tersebut. Barang bukti yang kami amankan 4 buah sarung yang sudah dimodifikasi dan dililit menggunakan kawat diduga digunakan sebagai alat untuk tawuran,” ujar Bhabinkamtibmas Kesenden Aiptu Imam Safei kepada radarcirebon.com.

Sementara itu, Lurah Kesenden Ruliyanto mengatakan, perlu langkah mengantisipasi tawuran dengan menggunakan sarung yang semakin meluas dan melibatkan beberapa wilayah di luar wilayah Kelurahan Kesenden

“Ke depannya, kami akan melakukan patroli gabungan bersama dengan kelurahan-kelurahan tetangga guna mengantisipasi terjadinya tawuran sarung ini. Mereka yang diamankan ternyata warga dari luar wilayah Kelurahan Kesenden,” katanya. (rdh)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *