Indramayu Penghasil Beras Terbanyak di Indonesia, Kabupaten Cirebon Nomor 25

oleh -8.341 views
indramayu-lumbung-padi-nasional
Presiden Jokowi didampingi Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Indramayu Nina Agustina, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

INDRAMAYU – Tidak berlebihan Presiden RI Ir Joko Widodo mengunjungi Kabupaten Indramayu. Pasalnya, ini adalah lumbung padi nasional. Sekaligus daerah dengan penghasil beras terbanyak Indonesia.

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) dengan menggunakan Kerangka Sampel Area (KSA), produksi padi tahun 2020 dan potensi Januari hingga April 2021 mengalami kenaikan.

Produksi padi 2020 sebesar 54,65 juta ton gabah kering giling (GKG), mengalami kenaikan sebanyak 45,17 ribu ton atau 0,08 persen dibandingkan 2019 yang sebesar 54,60 juta ton GKG.

Lalu, kabupaten mana saja penghasil beras tertinggi nasional? Melansir data BPS menggunakan metode KSA, tercatat 25 Kabupaten di Indonesia sebagai produsen beras tertinggi tahun 2020.

  1. Kabupaten Indramayu, memiliki luas panen padi 226.626 hektare (ha) dan diperoleh produksi 1.363.312 ton GKG atau 782.132 ton beras
  2. Kabupaten Karawang dengan luas panen 181.915 ha menghasilkan 1.087.874 ton GKG atau setara 624.113 ton beras
  3. Kabupaten Subang, dengan luas panen 169.416 ha menghasilkan padi 970.760 ton GKG atau setara 556.925 ton beras
  4. Kabupaten Banyuasin memiliki luas panen padi 211.187 ha sehingga produksi padi sebesar 917.157 ton GKG dan produksi beras sebesar 526.173 ton
  5. Kabupaten Lamongan dengan luas panen 148.031 ha menghasilkan padi 886.061 ton GKG atau setara 508.333 ton beras
  6. Kabupaten Ngawi dengan luas panen 125.908 ha menghasilkan padi 837.773 ton GKG atau setara 480.630 ton beras
  7. Kabupaten Grobogan dengan luas panen 131.930 ha menghasilkan padi 806.139 ton GKG atau setara 462.482ton beras
  8. Kabupaten Cilacap dengan luas panen 117.627 ha menghasilkan padi 793.907 ton GKG atau setara 455.464 ton beras
  9. Kabupaten Bone dengan luas panen 164.096 ha menghasilkan 771.447 ton GKG atau setara 442.579 ton beras
  10. Kabupaten Bojonegoro, dengan luas panen 135.635 ha menghasilkan 728.915 ton GKG atau setara 418.179 ton beras
  11. Kabupaten Sragen, produksi berasnya 410.111 ton
  12. Kabupaten Demak, produksinya 378.106 ton beras
  13. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, 363.512 ton beras
  14. Cianjur, 357.411 ton beras
  15. Lampung Tengah, 343.710 ton beras
  16. Pati, 340.204 ton beras
  17. Jember, 338.634 ton beras
  18. Wajo, 326.919 ton beras
  19. Majalengka, 324.906 ton beras
  20. Ogan Komering Ilir, 301.318 ton beras
  21. Sukabumi, 299.161 ton beras
  22. Pinrang, 296.528 ton beras
  23. Tuban, 290.897 ton beras
  24. Bekasi, 289.204 ton beras dan peringkat
  25. Kabupaten Cirebon dengan produksi berasnya 285.175 ton

Berita berlanjut di halaman berikutnya…

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *