Masjid Jogokariyan Galang Dana Patungan Beli Kapal Selam Pengganti KRI Nanggala 402

oleh -405 views
masjid-jogokariyan-patungan-beli-kapal-selam
Himpunan Anak-anak Masjid (Hamas) Jogokariyan melakukan penggalangan dana. Foto: Masjid Jogokariyan

YOGYAKARTA – Masjid Jogokariyan, Yogyakarta membuka donasi atau patungan dana untuk beli kapal selam pengganti KRI Nanggala 402.

“Setelah KRI Nanggala 402 beserta seluruh awaknya yang gugur syahid menjalani ‘Eternal Patrol’, mari kita seluruh rakyat Indonesia, bahu-membahu mengulurkan tangan dan sumbangsih membangun kekuatan armada laut kita agar kembali berjaya,” demikian pernyataan di akun @masjidjogokariyan, Selasa (27/4).

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam donasi itu, Masjid Jogokariyan mencantumkan nomor rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) 7202002298 atas nama Masjid Jogokariyan.

Kemudian pada Senin 26 April 2021 Himpunan Anak-anak Masjid (HAMAS) Jogokariyan dan Jamaah Masjid Jogokariyan menyerahkan tanda kasih dan cinta untuk keluarga korban dari KRI Nanggala 402 yang diterima oleh Dan Lantamal DIY Kolonel Damayanti.

Tanda cinta pertama yakni uang sejumlah Rp. 15.000.000,- sebagai wujud simpati dan cinta jamaah Masjid Jogokariyan untuk keluarga crew KRI Nanggala 402.

Kemudian diserahkan juga dana yang didapat dari aksi penggalanan dana yang dilakukan oleh Himpunan Anak-anak Masjid (HAMAS) Jogokariyan pada hari sebelumnya di sepanjang Pasar Sore Kampoeng Ramadhan Jogokariyan.

Dana yang terkumpul berjumlah Rp. 6.584.500,- untuk patungan membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala 402 yang terkena musibah.

“Ikhtiar ini sebagai wujud kecintaan kita terhadap wilayah Indonesia yang perlu dijaga. Indonesia adalah negara kelautan, sehingga sudah semestinya armada laut harus dikuatkan. Maka kami gerakkan masyarakat Indonesia untuk barengan patungan membantu angkatan Laut kita agar mempunyai armada yang kuat untuk menjaga kekayaan dan keutuhan wilayah Indonesia,” demikian diinformasikan Masjid Jogokariyan.

“Kekayaan Indonesia harus kita jaga, agar nantinya tidak terjadi perampokan oleh orang-orang asing, dan bisa diwariskan untuk anak cucu kita kedepan,” imbuh keterangan tersebut. (yud)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *