Mengapa Pendopo Bupati Ada di Kota Cirebon? Begini Sejarahnya

oleh -9.496 views
pendopo-bupati-cirebon
Pendopo Bupati Cirebon di Jl RA Kartini, Kota Cirebon.

Pendopo Bupati Cirebon tengah jadi rebutan. Pemerintah Kota Cirebon menginginkan adanya pengalihan aset. Mengingat bangunan yang juga rumah dinas bupati itu, posisinya ada di tengah kota yang bukan wilayah administratif Kabupaten Cirebon. Kok bisa?

LOKUS Pendopo Bupati Cirebon berada di tengah kota, tak lepas dari sejarah perjalanan terbentuknya kota praja dan karisidenan. Cikal bakal adanya kota dan kabupaten.

Awal abad 20, Pemerintah Hindia Belanda merancang pembangunan sebuah pusat pemerintahan. Lokasi yang dipilih saat itu berada dekat dengan Sungai Sukalila.

Kini bernama Kecamatan Kejaksan. Di sanalah didirikan pendopo, sebagai pusat pemerintahan. Alun-alun sebagai ruang publik. Lalu Tajug Agung sebagai rumah ibadah.

Di lain sisi, berdirilah kemudian Regentswoning Cheribon (Pendopo Kabupaten Cirebon) di ujung perempatan Alun-alun Kejaksan.

Sebelah selatan berdiri kokoh yaitu Rumah Dinas Bupati Cirebon atau masyarakat Cirebon menyebutnya Pendopo Kartini, kerena terletak di ujung Jl Kartini Kota Cirebon.

Ada hal yang berbeda dari Pendopo Kartini dengan pendopo lainnya di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Menurut R Soemioto dalam memoarnya Buku Tjoretan Dan Tjatatan Serta Sorotan Kabupaten Tjirebon.

Tjirebon 1966 (edisi baru Penerbitan Naskah Sumber Arsip. Kantor Kearsipan Dan Dokumen Kabupaten Cirebon, Cirebon 2007), menuliskan bahwa Kanjeng Raden Adipati Salmon Salam Soeria Adiningrat (1902 1918), Regent Tjirebon (Bupati Cirebon) waktu itu.

Kawasan tersebut, memang dirancang dengan mempertimbangkan seni bina kota yang mensinergikan konsep, struktur, serta elemen-elemen pengaruh sistem pemerintahan modern barat dengan pemerintahan tradisi adat setempat yang dilandasi semagat politik etis yang popular saat itu.

Sehingga dapat dipahami bahwa bangunan Pendopo Kabupaten Cirebon merupakan bagian atau elemen penting dari konsep tata ruang tradisional.

Berita berlanjut di halaman berikutnya…

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *