Berbenah, Selangkah Lagi Menjadi RS Umum

oleh -87 views
SELANGKAH LAGI : RS Paru Sidawangi selangkah lagi menjadi RS Umum dengan unggulan paru. Saat ini RS Paru Sidawangi sudah memiliki tiga layanan dasar. FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON – Sejumlah tenaga kesehatan RS Paru Sidawangi telah selesai mengikuti pelatihan di RSD Gunung Jati. Tujuan dari pelatihan tersebut sebagai transfer of knowledge dalam upaya mempercepat transformasi RS Paru Sidawangi menjadi rumah sakit umum dengan unggulan paru.

Direktur RS Paru Sidawangi dr Lucya Agung Susilawati MASR langsung mendatangi RSD Gunung Jati, kemarin. Ia menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi RSD Gunung jati yang sudah selama dua bulan terakhir memberikan pelatihan kepada para tenaga kesehatan di RS Paru Sidawangi.

Menurut dr Lucya, RS Paru Sidawangi tengah berupaya bertransformasi agar bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Salah satunya adalah dengan melengkapi RS Paru dengan poli-poli yang biasanya ada dirumah sakit umum.

“Selama dua bulan terakhir ada tiga tenaga kesehatan kita yang kita ikutkan pelatihan di RSD Gunung Jati. Dua bidan dan satu dokter. Ini untuk melengkapi pengetahuan dan tata laksana pelayanan yang nantinya akan diterapkan di RS Paru Sidawangi,”ujarnya.

Untuk bisa bertransformasimenjadi rumah sakit umum dengan unggulan paru, paling tidak harus ada empat pelayanan dasar yang harus ada di RS Paru Sidawangi. Pelayanan kesehatan yang saat ini sudah ada di RS Paru Sidawangi terdiri dari layanan Obgyn, Anak dan penyakit dalam.

“Kita sedang persiapkan satu layanan dasar lagi, kan minimal ada empat pelayanan dasar kesehatan agar jadi rumah sakit umum yakni obgyn, anak, dalam dan bedah. Tiga sudah ada kita saat ini tinggal menyelesiakan yang bedah, kemungkinan satu atau dua bulan mendatang sehingga targetnya diakhir tahun bisa segera diajukan untuk jadi rumah sakit umum,” imbuhnya.

Dengan dibukanya layanan Obgyn menurut dr Lucya juga dimaksudkan dalam rangka mendukung program pemerintah dalam penyedian fasilitas pelayanan dasar kesehatan untukmenekan angk akematian bayi ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang begitu tinggi di Jawa Barat.

“Nanti warga sekitar yang lokasinya dekat dengan Sidawangi tidak perluh jauh-jauh lagi mencari layanan kesehatan karena empat layanan dasar sudah dimiliki oleh RS Sidawangi,,”bebernya.

Sementara itu, Direkstur RSD Gunung Jati dr Ismail menjelaskan pihaknya akan mendukung apapun yang dibutuhkan oleh RS Paru Sidawangi. Ia berharap pelayanan di RS Paru Sidawangi nantinya bisa maksimal serta bisa membantu dengan optimal masyarakat dalam mendapatkan akses kesehatan.

“Ini kerjasama yang baik, tentu akan kita dukung, Ini juga kan untuk membantu masyarakat agar mendapatkan akses kesehatan secara mudah, dekat dan berkualitas,”ungkapnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *