Kisah Cinta Gadis Majalengka, Nikah Siri dengan Polisi, Dihasut Pelanggan Salon Kirim Sate Sianida

oleh -3.747 views
sate-beracun-sianida
Sejumlah awak media saat mendatangi rumah tersangka kasus sate beracun, Nani Apriliani Nurjaman di RT 03 Cepokojajar, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Selasa (4/5/2021). - Harian Jogja/Jumali

BANTUL – Kasus sate beracun sianida di Bantul, Yogyakarta, bermula dari kisah cinta yang rumit Nani Apriliani Nurjaman, gadis asal Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka.

Berdasarkan perkembangan terbaru, Nina Apriliani Nurjaman (25), tidak sendirian merencanakan aksi mengirim makanan yang telah diberi sianida.

Seorang pria berinisial R disebutkan sebagai orang yang pertama kali memberi saran kepada Nina untuk melakukan perbuatan itu. R juga yang meyakinkan bahwa memberi sianida tidak akan membuat meninggal dunia.

Belakangan terkuak fakta terkait kisah cinta yang rumit ini. Ketua RT 03 Cepokojajar, Sitimulyo, Piyungan, Agus Riyato, 40, mengatakan Nani dan Tomy telah menikah siri. Bahkan tinggal bersama di kawasan itu.

Tomy adalah seorang polisi, berpangkat Aiptu yang merupakan penyidik senior di Polresta Jogja.

Sementara dari informasi yang dihimpun Radar Jogja, disebutkan bahwa Nani bekerja di sebuah salon di Umbulharjo, Jogjakarta.

Lalu, siapa R? Berdasarkan keterangan Nani kepada penyidik, sosok R adalah pelanggan salon. Terkuak juga fakta bahwa sebenarnya R mencintai Nani.

Sayangnya cinta ini bertepuk sebelah tangan. Ini karena Nani justru mencintai pria bernama Tomi. Hanya saja perempuan tersebut kerap berkeluh kesah kepada R.

“R ini pelanggan salon, Nani ini karyawan salon. R dan Na ini cukup lama berteman, pengakuannya seperti itu,” katanya.

Diduga Nani sakit hati karena Tomy menikah dengan perempuan lain. Sehingga dia atas saran dari R kemudian mengirimkan paket sate beracun sianida.

Berita berlanjut di halaman berikutnya…

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *