Kisah Cinta Gadis Majalengka, Nikah Siri dengan Polisi, Dihasut Pelanggan Salon Kirim Sate Sianida

oleh -3.756 views
sate-beracun-sianida
Sejumlah awak media saat mendatangi rumah tersangka kasus sate beracun, Nani Apriliani Nurjaman di RT 03 Cepokojajar, Srimulyo, Piyungan, Bantul, Selasa (4/5/2021). - Harian Jogja/Jumali

Sate itu dikirimkan melalui jasa ojek online yang dipesan secara offline yakni, Bandiman. Dan saat diantarkan, paket itu ditolak oleh istri Tomy.

Naas, ditolaknya paket itu membuat paket sate itu dibawa pulang Bandiman dan disantap bersama istri dan anaknya yang berusia 10 tahun.

Yang kemudian menyebabkan anaknya meninggal dunia. Dan setelah diselidiki polisi, ternyata sate itu mengandung kalium sianida.

Kasatreskrim Polres Bantul AKP Ngadi memastikan proses penyidikan takjil maut masih berlanjut. Pihaknya kini tengah mencari keberadaan sosok berinisial R.

Dari penyidikan, diketahui pria inilah yang membuat Nani Apriliani Nurjaman nekat mencampur kalium sianida dalam takjil sate.

Dari hasil penyidikan, Nani, lanjutnya, bercerita tentang sosok R. Ide racun juga berawal dari pria tersebut. Hanya saja idenya agar penerima takjil, Tomi, mengalami sakit perut dan diare.

“Tidak berniat menghabisi nyawa korbannya. Pengakuan sementara untuk memberi pelajaran. Temannya, si R bilang dampaknya hanya mules dan mencret tapi faktanya beda. Takaran baru dalami tapi pengakuannya hanya satu sendok. Dari padat berupa bubuk kristal dihancurkan lalu dicampur ke bumbu sate,” jelasnya dihubungi melalui sambungan telepon.

Walau begitu, Ngadi tak ingin percaya begitu saja. Penyidik masih melakukan pencarian terhadap sosok R. Gunanya untuk mengonfirmasi keterangan dari tersangka Nani.

“Sosok R ini diceritakan oleh mbak Na (tersangka Nani) seperti itu. Tapi tetap harus kami buktikan dulu,” katanya.

Ngadi juga tak ingin terlalu cepat berspekulasi. Termasuk naiknya status R menjadi tersangka. Ini karena proses pencarian terhadap pria ini masih berlangsung.

Walau begitu Ngadi tak menampik tentang potensi bertambahnya tersangka. Terlebih jika sosok R memang terlibat dalam kasus takjil maut. Sayangnya hingga saat ini pencarian belum menemukan hasil.

“Kemungkinan pelaku bertambah bisa, tapi pastikan dulu karena R handphonenya sudah mati, tidak bisa dihubungi,” ujarnya. (yud/dwi/radar jogja)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *