Malaysia Larang Penerbangan India

oleh -18 views
Menteri Transportasi Malaysia, Dr Wee Ka Siong di Putrajaya,

KUALA LUMPUR-Pemerintah Malaysia menyatakan sesuai dengan musyawarah Majelis Keselamatan Negara (MKN) yang berlaku pada 28 April 2021, semua penerbangan penumpang dari dan ke India dilarang memasuki Malaysia, kecuali penerbangan kargo.

“Beberapa penjelasan mesti dibuat berikut anggapan penerbangan Malaysia Airlines dari India dibenarkan memasuki Malaysia menjadi viral di media sosial,” ujar Menteri Transportasi Malaysia, Dr Wee Ka Siong di Putrajaya, Senin (3/5).

Wee mengatakan informasi di media sosial tersebut menimbulkan kegusaran banyak orang. Pihaknya berharap penjelasan yang diberikan dapat meredakan keadaan.

“Semua penerbangan Malaysia Airlines yang menjadi viral di media sosial merupakan penerbangan kargo. Penerbangan pesawat penumpang juga kosong, dan digunakan untuk membawa muatan yang kebanyakannya adalah barang farmasi, obat-obatan, telepon genggam, komponen listrik dan bungkusan muatan,” katanya.

Wee mengatakan mengubah penerbangan penumpang kepada kargo bukanlah sesuatu yang baru (P2C /penumpang-ke-kargo) dan dipraktikkan Malaysia Airlines Berhad (MAB) selama berbulan-bulan sebelum ini menyusul pandemi Covid-19.

“CAAM, MAS kargo di bawah kendali Malaysia Airlines Berhad (MAB) dan Komite Penerbangan Umum (Mavcom) juga telah mengesahkan fakta ini,” kata Wee.

Sebelumnya Dirjen Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah membenarkan seorang pemegang pas pekerja asing warga India yang memasuki Malaysia berlangsung lebih awal yaitu pada 10 April.

“Pelancong bukan Malaysia dari India tidak dibenarkan memasuki atau transit di Malaysia pada masa ini. Walau bagaimanapun, pengecualian akan dibuat untuk warga negara Malaysia yang memasuki Malaysia dari India tanpa melalui Imigrasi dan bea cukai,” sebut Noor Hisham.

Dia mengatakan semua kru (pilot, juru tera, dan kru kabin) tetap berada di atas pesawat. “MAB juga melarang kru pesawat dari India memasuki pesawat yang berkenaan. Pekerja asing yang memegang pas lawatan kerja sementara (PLKS), pekerja perniagaan, dan mahasiswa internasional dari India juga akan dilarang sesuai arahan yang berlaku 28 April 2021,” katanya.

Noor Hisham mengatakan warga negara Malaysia (pelajar dan pekerja), keluarga mereka dan pasangan bukan warga negara Malaysia yang pulang ke Malaysia dari India juga dibenarkan dengan karantina wajib 14 hari di pusat-pusat yang ditetapkan. (jawapos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *