Pesanan Dianggap Tak Sesuai, Tukang Ojek Todong Kurir Pakai Pistol, Begini Akhirnya

oleh -358 views
Tukang-ojek-todong-kurir-di-bogor-pakai-pistol82_700
Pria menodongkan pistol karena tak puas dengan barang pesanannya. (Instagram/warung_jurnalis)

SEORANG tukang ojek marah pada kurir paket. Sebab, pesanan yang dia terima dianggap tidak sesuai dengan keinginannya. Ia pun marah dan todong kurir tersebut pakai pistol.

Pelaku diketahui memesan sendal berwarna hitam. Namun yang datang berwarna cokelat. Karena paket tersebut sudah dibuka, korban meminta pelaku untuk membayar paket tersebut.

Namun pelaku malah emosi. Dia kemudian masuk ke dalam rumah dan membawa pistol yang kemudian ditodongkan kepada kurir tersebut.

Video yang merekam aksi penodongan menggunakan pistol itu pun viral di media sosial. Polisi pun turun tangan menyelidiki kasus ini dan memburu pelaku penodongan.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengungkapkan, kurir yang menjadi korban kemudian membuat laporan kepada polisi.

“Perkara ini diawali dengan adanya laporan korban, kita lihat video viral terkait dengan kurir dalam memberikan barang titipannya oleh tersangka, kemudian karena barang tidak sesuai keinginan, tersangka tidak mau membayar dan kemudian menodongkan sebuah senjata,” beber Harun.

Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menciduk tersangka. Dalam proses penggeledahan, polisi menemukan dua pistol berjenis air soft gun.

“Setelah kita tangkap tersangka, kemudian kita ketahui tersangka mempunya dua senpi namun, setelah kita tanya langsung ternyata air soft gun. Ini adalah senjata air soft gun, ini glop 19 dan ini cool defender seri 90,” kata Harun.

Kepada polisi, tersangka mengaku baru memiliki senjata tersebut selama kurang lebih satu bulan. Dua pucuk pistol tersebut dibeli melalui online.

Tersangka diketahui berprofesi sebagai tukang ojek pangkalan yang kerap bekerja pada malam hari. Dalih tersangka memiliki senjata tersebut untuk berjaga-jaga saat bekerja di malam hari.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 368, 335 KUHP. Tersangka terancam hukuman hingga 20 tahun penjara. (yud)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *