Tak Ada Warung Dadakan di Pantura

oleh -153 views
TANPA WARDAK: Warung dadakan yang biasa bermunculan jelang Idul Fitri tidak terlihat di jalur pantura Cirebon. FOTO:Deny Hamdani/ Radar Cirebon

CIREBON-Biasanya warung dadakan di Pantura Kabupaten Cirebon mulai menjamur sejak H-10 Idul Fitri. Namun di tahun 2021 ini, hingga H-9 Idul Fitri tidak ada satupun warung dadakan di sepanjang jalur pantura Kabupaten Cirebon. Ini menyusul adanya larangan mudik oleh Pemerintah.

Pantauan Radar di Pantura dari Kecamatan Mundu hingga Losari nyaris tidak ada satupun warung dadakan. Yang ada hanya warung yang memang sebelumnya sudah beroperasi.

Salah satu warga Kecamatan Gebang yang biasa mendirikan warung dadakan setiap musim mudik, Mardi mengatakan dirinya sudah dua tahun tidak mendirikan warung dadakan. “Tahun kemarin sempat buka sebentar, namun sepi sehingga tutup dan tahun ini nggak buka warung lagi,”ujarnya.

Mardi mengatakan dirinya tidak membuka warung dadakan karena memang ada larangan mudik yang diterapkan oleh pemerintah. “Sekarang begini kita bikin warung dadakan kan memang untuk menjual makanan dan minuman bagi pemudik, kalau pemudiknya nggak ada yang percuma bikin warung,” tuturnya.

Mardi mengungkapkan dirinya enggan berspekulasi jika harus membuka warung dadakan ditengah larangan mudik. Membuat warung dadakan, kata dia, membutuhkan biaya. Jika tidak ada pemudik, yang ada ia merugi.

Dirinya berharap covid-19 di tahun 2022.

“Mudah-mudahan tahun depan sudah nggak ada larangan mudik lagi, sehingga kita juga bisa membuka warung dadakan lagi, ”tuturnya.(den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *