Pemudik Harus Putar Balik , Seribu Lebih Petugas Gabungan Diterjunkan di Pos-Pos Penyekatan

oleh -840 views
KETAT: Para petugas gabungan dari polisi, TNI, Dishub dan Satpol PP melakukan penyekatan secara ketat bagi para pemudik di Bunderan Jeruk, kemarin. FOTO: KOMARUDIN KURDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Puluhan kendaraan baik mobil maupun sepeda motor pemudik diminta putar balik oleh petugas penyekatan mudik Lebaran, Kamis (6/5). Permintaan putar balik ini ditengarai, karena pemudik tidak patuh dan membandel, menyusul larangan pemerintah bagi masyarakat untuk tidak mudik.

Sedangkan, penyekatan yang digelar di wilayah Kabupaten Indramayu dilakukan di pos penyekatan perbatasan Indramayu-Subang di Sukra dan Patrol. Selain itu, pos penyekatan di Gerbang Tol Cikedung Kecamatan Terisi.

Menurut Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh S Herlambang, seluruh kendaraan yang diminta putar balik adalah para pemudik yang akan menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Puluhan kendaraan dan sepeda motor yang diminta putar balik tersebut karena kejelian petugas penyekat di lapangan. Mereka yang ditemukan petugas dihalau dan diminta putar balik ke daerah asal keberangkatan. “Ada dua puluh empat kendaraan roda empat dan puluhan sepeda motor. Semua kami minta putar balik ke daerah asal keberangkatan,” jelas Hafidh.

Hafidh menambahkan, penyekatan kendaraan pemudik di wilayah Indramayu sudah diberlakukan sejak 6 Mei 2021 tepat pukul 00.00 WIB. Sebanyak 1.148 personel gabungan yang akan bertugas hingga 17 Mei 2021 telah menempati pos-pos penyekatan.

“Ini sesuai arahan pimpinan, kita akan melakukan pemantauan selama dua puluh empat jam penuh. Untuk petugas yang berjaga bergiliran, sudah banyak kendaraan yang kami minta putar balik,” ujarnya.

Personel gabungan itu terdiri dari Polisi,TNI, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP), petugas medis dan komunitas radio amatir, unsur pelajar (Pramuka), BPBD dan Jasa Raharja.

PENYEKATAN KETAT

Salah satu titik penyekatan adalah di Bunderan Jeruk, perbatasan Kecamatan Sukra dan Patrol. Alhasil, puluhan kendaraan pemudik terjaring razia. Setiap kendaraan yang terlihat seperti pemudik diberhentikan dan diperiksa.

“Setelah diketahui pemudik, mereka langsung kita suruh balik arah. Mobil dan sepeda motor. Kebanyakan menggunakan sepeda motor,” ujar Kapolsek Patrol Kompol Rukman SH, didampingi Kapolsek Sukra Iptu Fatoni Mikhail.

Lebih lanjut mantan Kasat Sabhara Polres Indramayu itu mengatakan, wilayah Kecamatan Sukra dan Patrol merupakan pintu masuk Kabupaten Indramayu. Oleh karenanya penyekatan dilakukan secara ketat.

Setelah di Bunderan Jeruk, penyekatan dilakukan Jembatan Sewo Sukra, yang merupakan perbatasan wilayah Kabupaten Indramayu dan Subang.

“Kami menghimbau bagi masyarakat yang ada di kota besar atau daerah lainnya jangan memaksakan mudik, karena semua wilayah dilakukan penyekatan, salah satunya Indramayu ini. Kami memahami keinginan untuk mudik ketika lebaran. Tapi, keselamatan keluarga lebih harus dipikirkan. Karena pandemi Covid-19 masih terjadi. Mari bersama sama kita turut mencegahnya dan menjaga keselamatan diri kita dan keluarga dari penularan Covid-19,” imbaunya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Indramayu menyiapkan check point penyekatan jalan antara lain di Gerbang Tol Cikedung, Bundaran Pantura Patrol, Desa Gadel Tukdana, Perbatasan Cibogo Gantar, Simpang Tiga Cikawung Cikedung, Bundaran Cadangpinggan dan Krangkeng Perbatasan Cirebon.(oet/kom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *