Dinkes Kota Cirebon Terus Tingkatkan Upaya Tracing dan Vaksinasi Covid-19

oleh -89 views
Vaksinasi-Covid-19-Lansia
Wakil DPRD Kota Cirebon Fitria Pamungkaswati meninjau pelaksanaan vaksinasi tahap pertama bagi warga lansia di RW 06 Kramat Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Kamis (22/4). FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

CIREBON – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon terus meningkatkan upaya tracing dan testing serta vaksinasi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas (Sekdis) Kesehatan Kota Cirebon, dr Katibi kepada radarcirebon.com, Kamis (27/5).

“Kami terus melakukan dan meningkatkan tracing dan testing dengan harapan di periode rekap data yang akan datang angka kasus dan kematian akibat Covid-19 dapat berkurang. Penemuan kasus dari tracing dan testing juga dapat efektif,” ungkapnya.

Dokter Katibi menjelaskan, peningkatan angka kasus Covid-19 terjadi tidak hanya di Kota Cirebon, melainkan ada di beberapa kota kabupaten se-Indonesia pun mengalami kenaikan.

“Hal ini salah satunya karena faktor liburan panjang, ada beberapa orang yang tidak tercegah bepergian antar kota. Kami kira itu menjadi faktor penyebab meningkatnya kasus Covid-19. Penilaian zona risiko untuk keadaan tanggal 17 hingga 23 Mei 2021, sedangkan pada periode sebelumnya yakni tanggal 10 hingga 16 Mei 2021, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ada 124 orang dan meninggal 3 orang. Di periode 17 hingga 23 Mei ada kenaikan, yang terkonfirmasi ada 250 orang dan meninggal dunia 9 orang,” jelasnya.

Masih kata dr Katibi, vaksinasi Covid-19 sampai tanggal 26 Mei 2021 untuk sasaran tenaga kesehatan totalnya 4.886 jiwa, cakupan pada vaksinasi pertama sebanyak 3.771 jiwa (77,18 persen) dan vaksinasi kedua sebanyak 3.434 jiwa (70,28 persen).

“Untuk pelayan publik, dari total sasaran 24.620 jiwa, pada vaksinasi pertama telah disuntik sebanyak 30.231 jiwa (122.79 persen) dan vaksinasi kedua sebanyak 23.995 (97,30 persen). Sasaran lansia, total ada 34. 812 jiwa, cakupan pada vaksinasi permata sebanyak 8.272 jiwa (23,76 persen) dan vaksinasi kedua sebanyak 4.946 jiwa (14.21 persen),”pungkasnya. (rdh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *