Ngeri, Begini Sadisnya Penganiayaan Berandalan Bermotor saat Terekam CCTV, Korban Pemuda 16 Tahun

oleh -1.199 views
penganiayaan-geng-motor-bandung
Tangkapan layar video.

SEBUAH rekaman CCTV menunjukkan bagaimana brutalnya penganiayaan yang dilakukan geng motor terhadap seorang pemuda berusia 16 tahun di Jalan Bima, Kota Bandung.

Dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial, nampak keterangan waktu kejadian yakni 16 Mei 2021. Dalam video tersebut nampak sekelompok pemuda bermotor yang berjumlah 13 orang mengejar ABG tersebut.

Korban yang panik saat melarikan diri kemudian sempat menyenggol sebuah mobil dan terjatuh. Pengeroyokan pun dilakukan para pelak, tak hanya melakukan aksi pengeroyokan, pelaku pun mengambil sepeda motor dan barang berharga milik korban.

Akibat kejadian itu, lanjut Kasatreskrim, korban mengalami luka bekas hantaman benda tajam pada bagian pipi, tangan dan jidat, terdapat 13 orang yang terlibat dalam aksi pengeroyokan itu.

Bermodal rekaman CCTV itu, Polrestabes Bandung langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan 5 orang pelaku berinisial R (18), AS (19), J (21), R (17), dan A (17).

“Kejadian ini melibatkan kelompok bermotor yang ada di Kota Bandung dan sering meresahkan warga Kota Bandung. Kalau disini dikenal istilah begal,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung di Mapolrestabes Bandung, seperti dilansir dari Divisi Humas Polri.

“Tujuh orang lagi masih DPO pelaku utama sudah kita amankan beserta pelaku lainnya yang melakukan pemukulan, pengeroyokan serta melakukan pencurian dengan kekerasan,” jelas Kasatreskrim Polrestabes Bandung.

Pelaku yang masih di bawah umur akan dikenakan UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014. Lebih lanjut, Kasatreskrim Polrestabes Bandung mengimbau kepada orang tua agar melakukan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya terutama di masa pandemi corona.

“Kepada para orang tua khususnya di situasi pandemi ini agar anak-anaknya diawasi, juga tidak diberikan kebebasan membawa kendaraan bermotor, berkeliaran di Kota Bandung sampai dini hari,” pungkas Kasatreskrim Polrestabes Bandung. (yud)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *