Dinkes-Polresta Gencarkan Vaksinasi

oleh -64 views
SALING MENDUKUNG: Kegiatan vaksinasi Covid-19 hasil kerja sama Dinkes Kabupaten Cirebon dengan Polresta Cirebon, kemarin. Kegiatan itu dipusatkan Rumah Sakit Sumber Hurip, Kecamatan Sumber. Dalam kegiatan itu Tim Forkopimda juga turun langsung melakukan pemantauan.

KEGIATAN vakisinasi dengan sasaran pelayan publik dan lansia terus dilakukan. Kali ini Pemkab Cirebon melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerja sama dengan Polresta Cirebon melaksanakan kegiatan vaksinasi  Covid-19 di Rumah Sakit (RS) Sumber Hurip, Kecamatan Sumber, Selasa (8/6/).

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Hj Enny Suhaeni SKM MKes saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cirebon mengatakan target vaksinasi dengan sasaran pelayan publik, lansia, hingga Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) ini sebanyak 1.000 vaksin.

“Kegiatan ini bekerja sama dengan Polresta Cirebon dan RS Sumber Hurip. Kita targetkan 1.000. Vaksinatornya dari Polresta Cirebon juga. Mudah-mudahan bisa lebih dari 1.000. Sasarannya masyarakat, pelayan publik, dan lansia,” ujar Enny.

Ditambahkan, vaksinasi terhadap lansia masih terus berjalan. Termasuk yang dilaksanakan di RS Sumber Hurip kemarin. Diakui Enny, sampai saat ini cakupan vaksinasi untuk lansia masih cukup rendah. Dari 158.605 sasaran lansia, saat ini baru 6.399 atau 3,09 persen lansia yang divaksin. Bahkan, untuk vaksinasi dosis kedua sendiri angkanya baru mencapai 1 persen. “Tapi ini memang masih berjalan di 60 puskesmas juga,” kata Enny.

Rendahnya cakupan lansia tersebut, kata Enny, karena dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya karena pendaftaran vaksinasi lansia harus melalui aplikasi. Belum lagi soal jaringan internet dan kepemilikan telepon seluler. Selain itu, juga karena masih tingginya hoax atau informasi negatif yang beredar di tengah masyarakat tentang vaksinasi sehingga para lansia merasa takut untuk melakukan vaksinasi.

Faktor berikutnya yang membuat cakupan vaksinasi lansia masih rendah adalah karena faktor akses. Oleh karena itu, pihaknya mencoba bekerjasama dengan RS swasta, ojek onlinedan memaksimalkan seluruh puskesmas untuk mendekatkan pelayanan kepada para lansia. Enny menambahkan, jumlah total pelayan publik dan lansia yang sudah divaksin sebanyak 134.499 atau 36 persen dari total sasaran 374.623.

Sementara Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi salah satu program prioritas Polri dalam menangani pandemi Covid-19. “Hari ini (kemarin, red) kita berkoordinasi dengan Dinkes, RS Sumber Hurip dan pelayanan aplikasi ojol Grab untuk mengoptimalkan vaksinasi masyarakat Kabupaten Cirebon,” kata Syahduddi.

Dikatakan, semakin banyak masyarakat yang divaksin maka dipastikan akan terjadi penurunan kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Sehingga, upaya untuk membuat keadaan normal dari situasi pandemi ini bisa cepat terealisasi. “Kita menargetkan 1.000 masyarakat yang divaksin, harapannya lebih banyak lebih bagus,” kata Syahduddi. (dri/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *