Pesan Menpora untuk Suporter Timnas Indonesia, Apa Pun Hasilnya

oleh -24 views
Pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, berusaha melewati pemain Vietnam. Foto: PSSI

JAKARTA – Menpora Zainudin Amali meminta pecinta bola Tanah Air tidak mencaci secara berlebihan Timnas Indonesia. Apa pun hasilnya di Kualifikasi Piala Dunia 2022, kata dia, Timnas harus didukung.

Zainudin mengingatkan suporter Timnas Indonesia bahwa tim yang saat ini tampil di Kualifikasi PD 2022 bukanlah tim yang memang disiapkan untuk even ini. Melainkan untuk turnamen yang tak kalah pentingnya ke depan.

Untuk itu, Zainudin berharap suporter tidak mengendurkan harapan untuk Skuad Garuda.

“Jadi tetap dukung, jangan sampai mereka dicemooh dan lain sebagainya. Karena ini anak-anak yang masih secara mental masih sangat muda, mari beri harapan, mari beri dukungan. Jangan dia dipuji setinggi langit, kemudian dicaci juga serendah-rendahnya,” kata Amali.

Menurut politikus asal Partai Golkar itu, Timnas Indonesia harus terus didukung, apa pun hasil yang didapatkan di Dubai.

Dia meminta kekalahan itu tak dipermasalahkan, karena ada perkembangan ke arah yang positif dan bagus untuk Timnas Indonesia.

Dia mengakui, menonton langsung pertandingan itu di televisi. Dari sudut pandangnya, Indonesia memang kalah kelas dari tim berjuluk Golden Star tersebut.

Hasil itu dianggap hal yang wajar, karena ranking Indonesia dan Vietnam jauh berbeda.

“Memang kelasnya ini berbeda, dari ranking FIFA jelas kita di bawah Vietnam. Kemudian dari apa yang diikuti Vietnam masih punya harapan lolos. Sementara Indonesia sudah tertutup,” ujarnya.

Pencinta sepak bola di Indonesia harus memahami, bahwa timnas yang rerata usianya 22-an tahun tersebut memang bukan dipersiapkan untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022, namun lebih jauh ke depan.

Sebab, kans lolos sudah tertutup, sehingga Indonesia harus memaksimalkan untuk mengembangkan timnas menghadapi ajang lain ke depan.

“Sisa laga di Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini digunakan untuk mempersiapkan atlet kita untuk berlaga di SEA Games. Oleh karena itu maka yang dibawa adalah mereka yang rata-rata sesuai dengan usia SEA Games, cuma ada beberapa yang senior,” tandasnya. (jpnn/pojoksatu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *