Pegawai Positif Covid-19, Bakery di Orchard Singapura Ditutup

oleh -15 views
Gerai bakery Four Leaves di Ion Orchard, Singapura, ditutup sementara FOTO: Jawapos

SELURUH staf di gerai bakery Four Leaves di Ion Orchard, Singapura, telah dikarantina. Gerai tersebut ditutup sementara, setelah seorang asisten ritel bakery yang bekerja di sana terkonfirmasi sebagai kasus Covid-19. Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan bahwa anggota staf yang terinfeksi adalah seorang perempuan Malaysia berusia 35 tahun.

Dia mengalami demam, batuk, sakit tenggorokan, dan pilek pekan lalu tetapi tidak mencari perawatan medis.

Dia langsung diisolasi saat hasil tes antigen rapid test-nya kembali positif Covid-19. Hasil tes reaksi berantai polimerasenya juga kembali positif pada hari yang sama.

Dari pernyataan Kemenkes, tampak bahwa perempuan tersebut telah bekerja di outlet Ion Orchard pada 3, 4, 5, dan 6 Juni. Outlet AMK Hub tempat dia berada untuk pelatihan pada akhir Mei juga telah ditutup selama sehari untuk dibersihkan, dan stafnya akan di-swab sebagai tindakan pencegahan.

Karyawan tersebut juga pernah ke outlet Four Leaves di AMK Hub untuk pelatihan pada tanggal 23 Mei, setelah itu dia bekerja di outlet Ion. Dia mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memberi tahu perusahaan bahwa tidak perlu mengkarantina staf outlet AMK Hub karena lebih dari 14 hari telah berlalu sebelum perempuan itu dinyatakan positif. Sebagai gantinya, staf akan ditempatkan di bawah pengawasan.

Four Leaves memutuskan untuk menghentikan operasi di outlet AMK Hub untuk dibersihkan dan didesinfeksi, tambah Tanabe. “Sebagai tindakan pencegahan tambahan, kami juga akan mengatur semua staf AMK Hub untuk melakukan tes swab,” katanya.

Asisten ritel dan pembuat roti diharuskan untuk mematuhi standar minimum keamanan pangan tertentu saat bekerja di gerai ritel makanan seperti menutupi item makanan yang dipajang, mencuci tangan secara teratur, membersihkan tempat, penggunaan sarung tangan yang tepat dan, sekarang di tengah pandemi, wajib penggunaan masker. Ahli Penyakit Singapura Profesor Dale Fisher mengatakan penularan lewat makanan tak akan terjadi.

“Walaupun ada sedikit virus di atas roti itu tak akan menularkan saat memakannya,” katanya.(jp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *