Kantor Kecamatan Mundu Lockdown, Pegawai Terinfeksi Corona

oleh -224 views
kantor-kecamatan-mundu-lockdown
Kantor Kecamatan Mundu ditutup sementara. Foto: Dedi Haryadi/radarcirebon.com

CIREBON – Lockdown diberlakukan di Kantor Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, imbas adanya pegawai yang terpapar virus corona atau covid 19.

Camat Mundu H Anwar Sadat MM mengatakan ada staf yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pegawai tersebut kini sudah menjalani isolasi di salah satu rumah sakit.

“Kebetulan itu satu keluarga, dibawa untuk isolasi mandiri di rumah sakit,” tutur Anwar Sadat, dikonfirmasi kemarin.

Pihaknya belum bisa memastikan dari mana staf itu terpapar. “Apakah dari keluarganya ataupun dari luar, kita kurang mengetahuinya. Kita fokus tracing untuk besok (hari ini, red) para pegawai atau karyawan Kecamatan Mundu,” ujarnya.

Anwar pun menyampaikan bahwa pihaknya terpaksa menerapkan lockdown mulai hari ini sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

“Kita mohon maaf karena pelayanan terganggu. Kita melakukan lockdown dulu untuk sementara waktu. Nanti akan diinformasikan lagi jika kantor Kecamatan Mundu sudah mulai beroperasi,” jelas Anwar.

Anwar juga mengaku mendapatkan informasi dari dinas kesehatan bahwa sejumlah ruang isolasi rumah sakit untuk perawatan Covid-19 saat ini dalam keadaan penuh.

Hal itu ia ketahui saat mendatangi langsung PSC untuk meminta satu keluarga di Kecamatan Mundu untuk dievakuasi ke rumah sakit.

“Saya ke PSC katanya rumah sakit penuh. Pasien yang tak bergejala atau bergejalah ringan diminta isolasi di rumah dan nantinya akan di-support dan dimotivasi oleh tim PSC. Tentu kita prihatin karena rumah sakit penuh. Semoga corona ini cepat selesai. Jangan lupa terapkan prokes ketat,” katanya.

Pantauan radarcirebon.com, Senin (21/6/2021), nampak gerbang kantor Kecamatan Mundu masih ditutup dan ditempeli pengumuman penutupan sementara.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon dijadwalkan hari ini akan melakukan tes swab sebagai tracing, atas adanya pegawai yang terpapar virus corona. (den/rdh)

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *