Bersama Wujudkan Cirebon Bersih, DLH Dorong Masyarakat Kurangi Penggunaan Kantong Plastik

oleh -31 views
KOMPAK: Tim Juri 2 berfoto bersama pengurus RW 08 Cantilan Kelurahan Pulasaren.

SAMPAH plastik selalu menjadi masalah utama dalam pencemaran lingkungan, baik pencemaran tanah maupun laut. Sifat sampah plastik yang tidak mudah terurai, menjadi ancaman bagi lingkungan, lantaran butuh waktu sampai ratusan tahun supaya sampah plastik dapat terurai secara alami.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon mengajak kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari hari. Upaya pengurangan sampah plastik di Kota Cirebon memang tak main-main. Pasalnya, ratusan ton sampah dari ratusan ritase sampah warga selalu masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kopiluhur setiap harinya.

Kepala DLH Kota Cirebon, Kadini SSos mengatakan bahwa pemerintah Kota Cirebon sangat serius dalam penanganan masalah sampah di Kota Cirebon. Melalui Lomba RW Bersih Tingkat Kota Cirebon, dirinya berharap bahwa masyarakat bisa lebih bijak dalam penggunaan plastik sekali pakai. Sebab, jika tidak diantisipasi, sampah plastik akan menjadi sumber bahaya bagi manusia.

Menurutnya, pengurangan sampah plastik bisa dilakukan dengan hal hal sederhana. Misalnya dengan mengurangi penggunaan kantong pastik dan menggantinya dengan membawa tas belanja dari rumah. Atau menggunakan botol minuman yang bisa digunakan kembali untuk mengurangi penggunaan botol minuman sekali pakai. “Kalau ini dilakukan, kemungkinan umur TPA Kopiluhur bisa semakin panjang, ” Ungkapnya.

Sehingga, pihaknya merasa bahwa upaya mengurangi sampah plastik sekecil apapun bisa berdampak luar biasa pada lingkungan. Pemerintah sendiri, melalui DLH Kota Cirebon tengah menyusun aturan untuk mengurangi kantong kresek di Kota Cirebon.

Sementara itu, dalam Lomba RW Bersih tingkat Kota Cirebon, RW 06 Pulobaru Utara dan RW 08 Cantilan Kelurahan Pulasaren Kecamatan Pekalipan mendapatkan giliran penilaian pada jumat (16/7) lalu. Ketua RW 06 Pulobaru Utara, Yanto mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah dalam menjaga lingkungan. Pihaknya juga terus mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. Mulai dari membuang sampah hingga memanfaatkan sampah menjadi produk yang berdaya guna dan mempunyai nilai rupiah. (awr)