Ustadz Yusuf Mansur Hampir Kolaps, Begini Kondisinya

oleh -97 views
yusuf-mansur-kolaps
Ustad Yusuf Mansur. Foto: Instagram

JAKARTA – Ustadz Yusuf Mansur alias UYM hampir kolaps. Ia segera dilarikan ke RSPAD karena harus menjalani transfusi darah.

Sel darah merah UYM rendah. Normalnya 13 g/dL (gram per desiliter), sehingga harus melakukan transfusi darah.

“Pagi ini, 21 Juli 2021, dengan izin Allah, HB saya alhamdulillaah ‘masih’ ada 5. Rendah sangat. Tapi masih idup, hehehe. Eritrosit rendah, zat besi juga rendah. Semua, alhamdulillaah. Dibantu kawan-kawan Pimpinan dan Tim dokter RSPAD yang luar biasa. Pake hati semua. Ini lagi proses transfusi darah (donor darah),” tulis Yusuf Mansur di Instagram.

“Saya harus segera melakukan transfusi darah, kalau enggak, kolaps. Karena terlalu rendah semua, telat ngangkat kalau pake makanan, suplemen, dan sekedar istirahat. Banyak darah yang siap dan tersedia. Namun, pihak RSPAD mempersilakan saya memilih dan mengupayakan darah siapa yang mau dimasukkan ke dalam tubuh saya. Jadi satu dengan darah saya,” sambungnya.

Menurut Yusuf Mansur, ada 10 orang yang siap mendonorkan darah untuk dirinya. Ada empat yang dipilih. Semuanya penghafal Alquran. Salah satunya, penulis kaligrafi Alquran kerajaan Maroko dan Yordania, Syeikh Beleid.

“Dan satu kehormatan beliau membubuhkan nama saya sekian tahun yang lalu di salah satu halaman di salah satu mushaf yang ditulis dengan tangannya. Seperti kebiasaan beliau saat ketemu ahlul-ahlul Qur’an di mana tempat yang jadi tempat beliau menulis Qur’an dengan tangannya. Nggak nyangka, bila kemudian kini di Juli 2021 Syeikh Baleid, insyaallah akan menyatu dengan darah saya,” tutur Yusuf Mansur.

“Darah-darah orang saleh, orang-orang baik, yang luar biasa, tentu akan jadi sesuatu yang berpengaruh sekali dalam hidup saya. Sebab pasti setiap sel ada memorinya, ada rekam jejaknya,” tutupnya. (din/fin)

Baca juga:

Tak Usah Swab Test, Ini Kriteria Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Penyebar Video Hoax Pasar Jagasatru Rusuh Ternyata Karyawan BUMN Ternama

26 Juli, Kemungkinan Hanya Daerah Level 3 ke Bawah yang Dapat Pelonggaran PPKM