Inter Club Indonesia Regional Cirebon Ciptakan Solidaritas Sesama Internisti

oleh -31 views

INTER Milan adalah salah satu klub penghuni Serie A Italia yang memiliki banyak penggemar. Internisti, adalah julukan bagi para penggemarnya. Melansir dari laman resmi Inter Milan, pada 2019 tercatat ada lebih dari 137 ribu penggemar. Jumlah tersebut tersebar di 75 negara di 5 benua. Karena ketenarannya ternyata, penggemar Inter Milan di Cirebon memiliki organisasi tersendiri juga. Inter Club Indonesia Regional Cirebon, Adalah nama organisasi tersebut atau yang biasa disebut ICI Cirebon yang telah resmi berdiri sejak 13 Juli 2011.

Pendirinya saat itu ada sekitar 10 orang, yakni Suharyanto, Andhika, Erik, Tosin, Agunk, Hardadi,  Ato, Oplet, Ayie, dan Opik. Yang pada akhirnya terpilihlah Suharyanto sebagai koordinator regional. Komunitas ini dibentuk sebagai sarana bagi para Internisti yang ada di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Korwil ICI Cirebon, Nano mengungkapkan, untuk saat ini, member ICI Cirebon sudah mencapai 200 orang.

Kegiatan yang telah dilaksanakan pun beragam macam, seperti bermain sepak bola tiap hari Jumat dan Minggu, nobar pertandingan Inter Milan, hingga kegiatan baksos di Panti Asuhan setiap bulan Ramadhan. “Untuk anggota, saat ini kita sudah ada sekitar 200 orang. Terdapat pula berbagai kegiatan rutin yang dilaksanakan. Contohnya, mabar sepak bola tiap Jumat jam 9 malam di Tuparev Futsal, juga tiap hari Minggu  jam 15.30. Kita juga nobar pertandingan Inter Milan, tempatnya di daerah Kedawung. Pernah juga nobar dengan fansclub lain sebelum pandemi di café,” katanya.

Untuk perekrutan anggota, mereka gencar melakukan promosi baik secara online maupun offline. Salah satunya dengan cara mengadakan nobar pertandingan Inter Milan.“Kita melakukan pendekatan setiap adaevent, baik offline maupun online. Contohnya nobar maupun mabar. Juga lewat postingan di medsos, baik lewat media Twitter,Facebook, Instagram, WA, dan official blog pusat,” jelas Nano.

Nano berharap, agar kedepannya komunitas ini makin solid dan kompak, mengingat usia komunitas yang sudah mencapai 1 dekade. “Harapannya, semoga semoga komunitas ini makin solid, makin rame dan kompak, serta dewasa, mengigat usia komunitas yang sudah sepuluh tahun lamanya,” tutup Nano.(jerrell/cheva)