Bantah Pangeran Basmudin! Sesepuh Keluarga Mertasinga Dukung Raden Rahardjo Djali sebagai Sultan Sepuh Aloeda II

oleh -871 views
Keluarga Mertasinga menggelar jumpa pers, Rabu sore (15/9). (Foto: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM)
Keluarga Mertasinga menggelar jumpa pers, Rabu sore (15/9). (Foto: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM)

CIREBON – Pernyataan Pangeran Basmudin Arkaningrat yang terbit di sejumlah media cetak maupun elektronik yang menyebutkan bahwa nama keluarga Mertasinga dicatut untuk mendukungan Raden Rahardjo Djali sebagai Sultan Sepuh Aloeda II mendapat reaksi dari para sesepuh dan keluarga Mertasinga.

Menyikapi hal tersebut, para sesepuh dan keluarga Mertasinga menggelar jumpa pers di Desa Mertasinga, Kabupaten Cirebon, Rabu sore (15/9).

Sesepuh Mertasinga Trah Kasepuhan, Pangeran Makmur Kartakusuma menepis dan membantah pernyataan dari Pangeran Basmudin Arkaningrat.

“Terkait pernyataan beliau yang dimuat di sejumlah media tersebut, bahwa nama keluarga Mertasinga merasa dicatut dan dirugikan oleh segelintir orang yang mendukung Jumenengan Raden Rahardjo Djali sebagai Sultan Sepuh Aloeda II sama sekali tidak berdasar,”tegasnya.

Dijelaskan Pangeran Makmur, pernyataan Pangeran Basmudin Arkaningrat tersebut pernyataan tersebut merupakan sikap pribadi dan tidak mewakili keluarga Mertasinga.

“Kami Sesepuh Mertasinga Trah Kesultanan Kasepuhan menganggap bahwa pernyataan tersebut merupakan sikap pribadi beliau yang sama sekali tidak mewakili komitmen kami sebagai Sesepuh keluarga Mertasinga yang, dengan tegas dan tertulis  mendukung secara kolektif Kepemimpinan Raden Rahardjo Djali sebagai Sultan Sepuh Aloeda II,”jelasnya.

Pangeran Makmur menuturkan, dukungan terhadap Raden Rahardjo Djali sebagai sultan dikuatkan dengan surat pernyataan bermaterai dan ditandatangani oleh para keluarga Mertasinga Trah Kasepuhan.

“Sehingga pernyataan ini sekaligus menyanggah pernyataan yang disampaikan oleh Pangeran Basmudin bahwa dukungan terhadap Raden Rahardjo Djali tersebut bukan merupakan aspirasi segelintir orang. Sebagaimana yang di sampaikan Pangeran Basmudin dalam media masa. Dan pernyatan tertulis diatas materai sebagai wujud ketegasan sikap kami,”tuturnya.

Pangeran Makmur mengajak seluruh Djuriah untuk senantiasa mengingat kembali petuah dari Sunan Gunung Jati menghindari perpecahan.

“Kami juga mengajak seluruh pemangku adat atau keluarga Kraton yang ada di Cirebon untuk bersama-sama menjaga kondusifitas, dengan tidak mencampuri urusan rumah tangga masing-masing,”katanya.

Pangeran Makmur memaparkan, bahwa Pangeran Basmudin merupakan dari Trah Kesultanan Kanoman.

“Adalah benar bahwa Pangeran Basmudin Arkaningrat adalah bagian dari keluarga Mertasinga. Namun berdasarkan silsilah, beliau terlahir dari Trah Kesultanan Kanoman. Karena Ratu Ambariya yang merupakan Ibu kandung Pangeran Basmudin dinikahi oleh salah seorang keluarga Trah Kesultanan bernama Pangeran Agung Adijaya. Sehingga secara silsilah yang bersangkutan tergolong sebagai Trah Keraton Kanoman,”paparnya.

Masih di tempat yang sama, Raden Udin Kaenudin selaku Dewan Kalungguhan Kraton Kasepuhan menyebutkan, sekitar 30 orang yang berpengaruh di keluarga Mertasinga menandatangani surat pernyataan dukungan terhadap Rahardjo Djali sebagai Sultan Sepuh Aloeda II.

“Kalau bicara jumlah, seluruh keluarga Mertasinga itu jumlahnya ribuan. Kenapa ada 30? justru 30 ini yang mewakili ribuan keluarga Mertasinga artinya kami keluarga Mertasinga yang mendukung Sultan Sepuh Aloeda II adalah mutlak keputusan bersama bukan keputusan sepihak seperti yang disangkakan oleh Pangeran Basmudin Arkaningrat,”sebutnya.

Dijelaskan Raden Udin, bahwa sesepuh Mertasinga yang sah ditandai dengan keturunan lurus dari Pangeran Arya Abukayat Suryakusuma.

“Berdasarkan kesepakatan keluarga besar, orang yang disepuhkan itu ditandai dengan memegang tongkat komando Panurat Jagat. Tongkat ini adalah pusaka turun menurun. Tongkat Panurat Jagat saat ini dipegang oleh Pangeran Makmur Kartakusuma, bukan Pangeran Basmudin Arkaningrat,”pungkasnya. (rdh)

Baca juga: